Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Waspada! Awal Tahun Puluhan Warga Buleleng Terserang DBD

Eka Prasetya • Minggu, 22 Februari 2026 | 09:31 WIB

Waspada demam berdarah
Waspada demam berdarah

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Buleleng, Bali, pada awal 2026 menunjukkan tren yang patut diwaspadai. 

Dalam dua bulan pertama, Januari hingga Februari, sebanyak 72 orang warga dilaporkan terjangkit.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng mencatat, pada Januari terdapat 48 kasus, sedangkan Februari 24 kasus. 

Meski terjadi penurunan pada bulan kedua, angka tersebut tetap menjadi perhatian serius.

Jika ditinjau dari kelompok umur, kasus paling banyak menyerang usia produktif 14–44 tahun dengan persentase 47,2 persen. Disusul kelompok usia 5–14 tahun sebesar 30,6 persen, serta usia di atas 44 tahun sebanyak 11,1 persen. 

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa DBD tidak hanya mengancam anak-anak, tetapi juga warga dewasa yang telah bekerja..

Sebaran kasus pun tersebar di sejumlah desa dan kelurahan. Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, menjadi wilayah dengan kasus tertinggi, yakni 10 orang. Disusul Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula sebanyak 7 kasus. 

Kemudian Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak dan Desa Pakisan, Kecamatan Kubutambahan masing-masing 5 kasus, serta Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan 4 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Buleleng, dr. Sucipto mengatakan, berbagai langkah penanganan telah dilakukan. Mulai dari fogging hingga penguatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara berkala.

“Yang paling penting adalah menggerakkan masyarakat. Kalau kebersihan lingkungan bisa dijaga, penyakit seperti ini bisa dicegah. Jangan sampai DBD menimbulkan korban. Pelayanan kesehatan kami sudah siap, tetapi yang utama adalah pencegahan,” tegasnya.

Ia menambahkan, upaya pencegahan terus digencarkan dengan melibatkan perangkat desa dan tokoh masyarakat. 

Dinas Kesehatan juga mengimbau warga untuk rutin menerapkan pola 3M plus guna menekan potensi penyebaran DBD di tengah perubahan cuaca yang tidak menentu. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#dewasa #bali #kesehatan #fogging #dbd #desa #demam berdarah #kasus #pemberantasan sarang nyamuk #buleleng