Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Mau Kasus Penyegelan Terulang, DPRD Buleleng Minta Pemerintah Cek Aset Sekolah

F
Penulis: Francelino Junior❯

 

DATA ASET: Sekretaris Komisi IV DPRD Buleleng, Nyoman Dhukajaya.
DATA ASET: Sekretaris Komisi IV DPRD Buleleng, Nyoman Dhukajaya.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - DPRD Buleleng mendesak Pemkab Buleleng segera melakukan pengecekan menyeluruh terhadap sekolah-sekolah yang berada di bawah kewenangannya. 


Advertisement

Langkah tersebut penting dilakukan untuk mencegah terulangnya persoalan penyegelan sekolah akibat sengketa lahan.

Sekretaris Komisi IV DPRD Buleleng, Nyoman Dhukajaya mengatakan, maraknya kembali kasus segel-menyegel sekolah menjadi sinyal kuat bahwa pendataan aset daerah, khususnya lahan sekolah, perlu segera dibenahi.

“Kami mendorong Disdikpora Buleleng untuk mendata dan mencatat seluruh aset sekolah. Kami juga akan turun langsung mengecek, apakah lahan itu sudah tercatat sebagai aset daerah atau belum, supaya tidak tiba-tiba muncul sertifikat hak milik,” tegas Dhukajaya, Selasa (27/1/2026).

Advertisement

Menurutnya, persoalan lahan sekolah belakangan mencuat di sejumlah sekolah negeri, di antaranya SDN 2 Sambangan, SDN 4 Kubutambahan dan SDN 5 Kubutambahan, serta yang terbaru SDN 3 Banjar. 

Kondisi tersebut dinilai menjadi ancaman serius bagi kelangsungan dunia pendidikan di wilayah Bali Utara.

Dhukajaya menekankan, karena sekolah-sekolah tersebut berstatus negeri dan berada di bawah pengelolaan pemerintah, seharusnya kejelasan status lahan sudah menjadi perhatian sejak awal.

Advertisement

DPRD Buleleng, lanjut dia, berencana turun langsung ke lapangan untuk memastikan persoalan yang terjadi di masing-masing sekolah. 

Langkah itu dilakukan untuk membuka ruang komunikasi antara pihak sekolah dan pemilik lahan, agar aktivitas belajar mengajar tidak terganggu oleh persoalan hukum.

“Tujuannya agar tidak ada lagi sekolah yang tiba-tiba disegel. Kasihan siswa, karena dampaknya langsung ke proses belajar mereka,” ujarnya.

Politisi Partai Golkar ini juga menegaskan komitmen pihaknya dalam memperkuat ekosistem pendidikan di daerah.

“Pemkab punya kewenangan dan tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Masalah seperti ini harus diselesaikan secara tuntas, agar dunia pendidikan kita tidak terus-terusan terganggu,” tandasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement

Artikel Terkait

Inspektorat Audit Keuangan Desa Tamblang. Muncul Temuan Rp 500 Juta

Inspektorat Audit Keuangan Desa Tamblang. Muncul Temuan Rp 500 Juta

Inspektorat Buleleng audit pengeloaan keuangan Desa Tamblang 2022-2025. Ketua Komisi II DPRD sebut temuan Rp500 juta, Tipikor Polres mulai periksa saksi.

Bisa Panen 10 Ton di Lahan Kering, DPRD Minta Padi Bridantara Dikembangkan di Buleleng

Bisa Panen 10 Ton di Lahan Kering, DPRD Minta Padi Bridantara Dikembangkan di Buleleng

Padi varietas unggul Bridantara 8 terbukti panen 10,5 ton/ha di lahan kering Gerokgak. Ketua DPRD Buleleng dorong penanaman meluas di Bali utara.

Perkuat Kemitraan dengan Pers, DPRD Buleleng Dorong Komunikasi Publik Transparan dan Responsif

Perkuat Kemitraan dengan Pers, DPRD Buleleng Dorong Komunikasi Publik Transparan dan Responsif

DPRD Buleleng perkuat kemitraan dengan media massa guna tingkatkan kualitas komunikasi publik, keterbukaan informasi, dan layanan digital di Bali utara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer