Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gegara Gelombang Pasang, Jaring dan Alat Pancing Nelayan Buleleng Hanyut Ditelan Ombak

Eka Prasetya
Penulis: Eka Prasetya❯

 

PORAK PORANDA: Pondok yang dibangun nelayan di Desa Giri Emas. Pondok itu rusak dihempas gelombang pasang.
PORAK PORANDA: Pondok yang dibangun nelayan di Desa Giri Emas. Pondok itu rusak dihempas gelombang pasang.

SAWAN, RadarBuleleng.id - Gelombang pasang yang terjadi di Buleleng pada Kamis (30/1/2025) malam, berdampak terhadap komunitas nelayan.


Advertisement

Seperti yang terjadi di Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan. Ombak menghanyutkan jaring dan alat pancing para nelayan.

Selain itu, ombak juga menghancurkan pondok-pondok yang dibangun nelayan untuk menyimpan barang-barang.

Camat Sawan, Made Wirama menuturkan, setidaknya lima pondok nelayan yang rusak karena terdampak gelombang pasang.

Advertisement

Para nelayan itu adalah Nyoman Sumenasa, Wayan Muderana alias Kempul, Nyoman Gunada, Kadek Loli, Nengah Kacung, dan Putu Yasa alias Kerok.

“Itu semacam pondok bagi nelayan untuk menempatkan alat-alat memancing mereka,” ungkap Wirama, Jumat (31/1/2025).

Advertisement

Gegara pondok-pondok rusak terhempas ombak, sejumlah peralatan milik nelayan juga hilang. Adapun alat yang hilang berupa jaring, lampu penerangan, tali, dan alat pancing.

Lebih lanjut Wirama menjelaskan, nelayan di wilayah Kecamatan Sawan rata-rata sudah memindahkan perahu mereka dari pesisir.

Sebab pengalaman dalam dua tahun belakangan, cuaca tidak bisa diprediksi. Tiba-tiba gelombang pasang datang dan merusak peralatan nelayan.

“Rata-rata sudah naikkan perahu. Mulai dari awal Januari itu sudah naik. Khawatir kejadian lagi seperti tahun lalu dan dua tahun lalu,” ujarnya.

Menyusul peristiwa tersebut, pihak kecamatan akan menyampaikan laporan tertulis kepada pihak terkait. Baik itu Dinas Sosial Buleleng, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Buleleng.

Harapannya, para nelayan yang terdampak bencana bisa menerima bantuan dari pemerintah. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng

Artikel Terkait

Sawan Festival 2026 Resmi Dibuka, Wabup Buleleng Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Lokal

Sawan Festival 2026 Resmi Dibuka, Wabup Buleleng Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Lokal

Sawan Festival 2026 resmi dibuka di Pantai Kerobokan Buleleng. Wabup Gede Supriatna ajak masyarakat lestarikan budaya dan dukung UMKM lokal.

Diserbu Anjing Liar, 182 Telur Penyu Hijau di Pantai Camplung Buleleng Berhasil Diselamatkan

Diserbu Anjing Liar, 182 Telur Penyu Hijau di Pantai Camplung Buleleng Berhasil Diselamatkan

Sebanyak 182 telur penyu hijau berhasil diselamatkan nelayan dan relawan di Pantai Camplung Banyuasri, Buleleng, setelah terancam dimangsa anjing liar.

Kubutambahan Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih, 300 Nelayan Didorong Lebih Sejahtera

Kubutambahan Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih, 300 Nelayan Didorong Lebih Sejahtera

Desa Kubutambahan di Buleleng disiapkan menjadi Kampung Nelayan Merah Putih. Program ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan 300 nelayan lokal.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer