Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dapur Warga Kerobokan Terbakar, Dua Ekor Babi Ikut Terpanggang

F
Penulis: Francelino Junior❯
PADAMKAN API: Petugas pemadam  kebakaran Buleleng mendatangi lokasi kebakaran di Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan.
PADAMKAN API: Petugas pemadam kebakaran Buleleng mendatangi lokasi kebakaran di Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan.

SAWAN, RadarBuleleng.id – Musibah kebakaran menimpa dapur milik Made Dana, 71, warga Banjar Dinas Baleagung, Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Jumat (19/9/2025) malam. 


Advertisement

Insiden tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.00 WITA. Kuat dugaan jika peristiwa kebakaran itu dipicu korsleting listrik.

Api dengan cepat membakar bagian dapur yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar. Warga setempat yang panik segera melapor ke petugas pemadam kebakaran. 

Sebanyak dua unit mobil Damkar Buleleng diturunkan ke lokasi dan setelah berjibaku selama dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Advertisement

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz mengatakan, api pertama kali diketahui oleh warga setempat. Mereka adalah Putu Bayu Arta Widjaya, 20, dan Gede Dipa Yana Wisanta, 19, yang merupakan mahasiswa asal desa setempat. 

Keduanya melihat kepulan asap tebal dari dapur Made Dana. Mereka lalu segera menuju lokasi dan mendapati dapur dalam kondisi terbakar.

Advertisement

Para mahasiswa itu langsung berteriak kebakaran. Bersama warga sekitar mereka membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya, sambil menunggu petugas Damkar datang.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, dua ekor ternak babi milik korban ikut terbakar. Untuk kerugian materiil masih dalam proses pendataan,” ungkap Iptu Yohana.

Pasca kejadian, Bhabinkamtibmas Desa Kerobokan juga menyarankan korban untuk melaporkan insiden ini ke Polsek Sawan guna penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono menghimbau agar masyarakat semakin waspada dengan ancaman kebakaran. Apalagi pada musim kemarau, kebakaran sangat mudah terjadi.

“Apabila menyalakan api, jangan ditinggal. Karena hembusan angin ditambah cuaca kering, rentan sekali memicu kebakaran,” demikian Kappa. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement

Artikel Terkait

Sawan Festival 2026 Resmi Dibuka, Wabup Buleleng Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Lokal

Sawan Festival 2026 Resmi Dibuka, Wabup Buleleng Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Lokal

Sawan Festival 2026 resmi dibuka di Pantai Kerobokan Buleleng. Wabup Gede Supriatna ajak masyarakat lestarikan budaya dan dukung UMKM lokal.

Puluhan Babi Mati Mendadak di Buleleng, Peternak Dibuat Resah

Puluhan Babi Mati Mendadak di Buleleng, Peternak Dibuat Resah

Puluhan babi mati mendadak di Gerokgak, Buleleng. Dinas PKP turunkan dokter hewan untuk menyelidiki dugaan wabah ASF.

Pencuri Gondol Lima Ekor Babi dari Kandang Warga Gerokgak, Kerugian Capai Rp 6 Juta

Pencuri Gondol Lima Ekor Babi dari Kandang Warga Gerokgak, Kerugian Capai Rp 6 Juta

Lima ekor babi milik warga Desa Tinga-Tinga, Gerokgak, Buleleng, raib diduga dicuri. Polisi masih memburu pelaku, sementara kerugian korban ditaksir mencapai Rp 6 juta.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer