Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

World Cleanup Day 2025 di Buleleng: Ribuan Relawan Bersihkan Tukad Saba

Eka Prasetya
Penulis: Eka Prasetya❯
BERSIHKAN SAMPAH: Aksi pembersihan sampah di kawasan pesisir Pantai Pengastulan, Buleleng.
BERSIHKAN SAMPAH: Aksi pembersihan sampah di kawasan pesisir Pantai Pengastulan, Buleleng.

SERIRIT, RadarBuleleng.id – Ribuan relawan dari berbagai elemen mendatangi Tukad Saba yang membentang di wilayah Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Jumat (19/9/2025).


Advertisement

Mereka turun tangan memungut sampah, mengeruk endapan, hingga menebar eco-enzyme ke aliran sungai. 

Aksi itu digelar dalam rangka World Cleanup Day (WCD) 2025, sebuah gerakan bersih-bersih serentak yang diikuti 211 negara di dunia.

Para peserta dibagi ke beberapa titik sepanjang aliran sungai dengan membawa peralatan kebersihan, mulai dari sapu, sabit, hingga karung. 

Advertisement

Demi keselamatan, mereka juga diwajibkan mengenakan perlengkapan seperti sepatu boots, masker, dan sarung tangan.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati, Gede Supriatna memimpin langsung jalannya aksi bersih-bersih ini. 

Mereka hadir bersama jajaran Forkompimda, perangkat daerah, sekolah, universitas, komunitas lingkungan, hingga relawan Green Corps.

Advertisement

Bupati Sutjidra mengatakan bahwa aksi bersih-bersih harus dilanjutkan secara berkelanjutan, bukan hanya sekali setahun.

“Pembersihan akan terus kami lakukan di bantaran sungai, dari timur hingga barat Buleleng, sebagai antisipasi menghadapi musim hujan,” tegasnya.

Sutjidra menambahkan, Tukad Saba dipilih karena merupakan salah satu aliran sungai terpenting di Buleleng dengan debit air yang mengalir sepanjang tahun. 

Namun, kondisi terkini menunjukkan adanya endapan dan abrasi di pesisir yang cukup parah.

“Ini harus segera ditangani dengan pengerukan. Kami juga akan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Kementerian PUPR. Penertiban pemanfaatan DAS yang tidak semestinya juga akan dilakukan. Kami juga berharap masyarakat bersama pemerintah desa ikut aktif menjaga lingkungan,” ujarnya.

Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemkab dalam melindungi dan mengelola lingkungan hidup.

“World Cleanup Day adalah momentum penting agar kita semua semakin sadar menjaga kebersihan lingkungan. Isu sampah saat ini sudah menjadi isu global, jadi harus kita hadapi bersama,” ucapnya.

Selain pembersihan manual, aksi ini dirangkaikan dengan penuangan eco-enzyme—cairan hasil fermentasi limbah organik—ke aliran sungai. 

Cairan tersebut diyakini mampu menjernihkan air, mengurangi bau, serta meningkatkan kualitas ekosistem perairan.

Tak hanya pejabat dan relawan, warga setempat pun antusias. Salah satunya, Nur Asiyah, yang mengaku senang bisa ikut terlibat.

“Saya sangat senang bisa berkontribusi dalam kegiatan ini. Harapannya program seperti ini bisa terus berlanjut, tidak hanya sekali saja,” katanya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement

Artikel Terkait

Harga Rumah di Bali Naik, Dipicu Peningkatan Harga Bahan Bangunan

Harga Rumah di Bali Naik, Dipicu Peningkatan Harga Bahan Bangunan

Harga properti residensial Bali naik 1,02 persen pada triwulan II 2026. Rumah menengah mencatat kenaikan tertinggi sebesar 1,52 persen secara tahunan.

Koster Sebut Buleleng Punya ‘Rezeki’ Sendiri, Gerokgak Disiapkan Jadi Kawasan Ekonomi Pariwisata

Koster Sebut Buleleng Punya ‘Rezeki’ Sendiri, Gerokgak Disiapkan Jadi Kawasan Ekonomi Pariwisata

Gubernur Bali Wayan Koster menyebut Buleleng punya potensi berbeda dari barat hingga timur. Gerokgak disiapkan sebagai kawasan ekonomi pariwisata.

Seorang Pria di Bali Diduga Kerap Lecehkan Pengendara Perempuan. Polisi Ungkap Sudah 10 Kali Beraksi

Seorang Pria di Bali Diduga Kerap Lecehkan Pengendara Perempuan. Polisi Ungkap Sudah 10 Kali Beraksi

Pria berinisial IWCA, 25, diamankan warga di Abiansemal setelah diduga melecehkan pengendara perempuan. Polisi mendalami pengakuannya yang disebut pernah beraksi 10 kali.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer