Longsor Tutup Akses Jalan di Gitgit. Puluhan Keluarga Terisolir dan Aktivitas Warga Lumpuh

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Bencana tanah longsor kembali melanda wilayah Kabupaten Buleleng, Bali.
Sebanyak 27 Kepala Keluarga (KK) di Banjar Dinas Pererenan Bunut, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, terisolir setelah akses jalan utama tertutup material longsor, Rabu (8/4/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi di Tempekan Yeh Muncrat sekitar pukul 16.00 WITA, saat hujan masih mengguyur deras kawasan tersebut.
Material longsor diketahui berasal dari kebun milik warga setempat yang posisinya lebih tinggi dari badan jalan.
Perbekel Desa Gitgit, I Putu Arcana, menjelaskan kondisi medan yang curam memperparah dampak longsor.
Material dari ketinggian sekitar 70 meter dengan kemiringan mencapai 45 derajat langsung menutup akses jalan warga.
Akibatnya, aktivitas warga lumpuh total. Anak-anak tidak bisa bersekolah, sementara warga kesulitan keluar masuk wilayah karena satu-satunya akses tertutup.
”Posisi kebunnya 45 derajat.Ketinggian longsor 70 meter. Otomatis tutup jalan, anak-anak jadi tidak bisa sekolah, masyarakat tidak bisa keluar juga,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Upaya pembersihan sempat dilakukan secara gotong royong oleh warga pada Rabu sore. Namun, derasnya hujan yang kembali turun memaksa kegiatan dihentikan sementara demi menghindari risiko longsor susulan.



