Tinjau Kebakaran Tejakula, Wabup Supriatna Rancang Hydrant di Pasar Tradisional


TEJAKULA, RadarBuleleng.id – Penanganan musibah kebakaran hebat di Banjar Dinas Sila Darma, Desa Tejakula, Buleleng, terus bergulir.
Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, turun meninjau lokasi kebakaran sekaligus menemui para korban terdampak, Rabu (2/9/2026).
Dari pemutakhiran data Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng, dampak kerusakan tercatat bertambah.
Kebakaran pasar desa yang dikelola Desa Adat Tejakula tersebut meludeskan 7 unit ruko dan 2 unit rumah warga dengan estimasi kerugian total mencapai Rp 655 juta.
Wabup Gede Supriatna mengaku prihatin atas musibah yang menghanguskan seluruh barang dagangan serta perabotan rumah tangga milik warga di kawasan tersebut.
"Saya meninjau lokasi dan menyapa langsung para korban. Kejadian ini sangat memprihatinkan karena barang-barang di dalamnya habis terbakar. Apalagi kemarin dalam sehari sempat terjadi 7 titik kebakaran di Buleleng," ujar Gede Supriatna, Rabu (2/9/2026).
Mengingat wilayah Bali Utara sedang berada pada puncak kemarau panjang, Supriatna mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap potensi bahaya kebakaran.
Ia membeberkan, kendala utama pemadaman di lapangan kerap terhambat oleh keterbatasan armada mobil Damkar serta lambatnya proses pengisian ulang air.
Guna mengatasi masalah teknis tersebut, Pemkab Buleleng berencana mengkaji pengadaan hydrant di area publik.



