Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyertaan Modal untuk BUMD di Buleleng Diminta Disesuaikan

F
Penulis: Francelino Junior❯

 

Secara keseluruhan, fraksi-fraksi di DPRD Buleleng menyetujui kelanjutan pembahasan 4 ranperda yang diajukan Pemkab Buleleng. Namun terkait penyertaan modal BUMD, diminta disesuaikan dengan keuangan.
Secara keseluruhan, fraksi-fraksi di DPRD Buleleng menyetujui kelanjutan pembahasan 4 ranperda yang diajukan Pemkab Buleleng. Namun terkait penyertaan modal BUMD, diminta disesuaikan dengan keuangan.


Advertisement

SINGARAJA, radarbuleleng.id- Enam fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng meminta agar penyertaan modal bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Bali utara, agar disesuaikan.

Ini merupakan pemandangan fraksi atas 4 Rancangan Peraturan Daerah (ranperda) yang diajukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng.

Sidang pemandangan umum fraksi-fraksi ini berlangsung pada Rabu (30/10), yang merupakan kelanjutan dari rapat penyampaian 4 ranperda yang dilaksanakan pada Senin (28/10) lalu.

Advertisement

Pemandangan fraksi-fraksi ini merupakan jawaban atas Ranperda tentang APBD TA. 2025, Ranperda tentang Pencabutan Perda No. 1 Tahun 2017 tentang Kerjasama Daerah, Ranperda tentang Penyertaan Modal Daerah Kepada Perumda Pasar Argha Nayottama, Perumda Air Minum Tirtha Hita Buleleng, Perumda Swatantra, PT. BPR Bank Buleleng 45 (Perseroda); dan Ranperda tentang Penanggulangan Bencana.

Dalam pemandangannya, Fraksi PDIP melalui juru bicara Wayan Masdana mengatakan, penyertaan modal kepada Perumda Pasar Argha Nayottama, Perumda Air Minum Tirtha Hita Buleleng, Perumda Swatantra, PT. BPR Bank Buleleng 45 (Perseroda) agar disesuaikan dengan kemampuan daerah.

Selain harus sesuai dengan amanat Pasal 21 Ayat (5) Peraturan Pemerintah No. 54 tahun 2017 tentang BUMD.

Advertisement

Kemudian Fraksi Golkar melalui Ketut Dody Tisna Adi dan NasDem melalui I Wayan Edi Parsa, sama-sama menganggap penyertaan modal kepada BUMD di Buleleng sangat penting, untuk memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah dan pelayanan kepada masyarakat Buleleng. 

Meski begitu, besaran penyertaan modal daerah pada masing-masing BUMD itu harus berdasarkan atas rencana bisnis (business plan) yang jelas.

Sedangkan dari Fraksi Gerindra, berharap penyertaan modal daerah dapat dengan tegas membantu meningkatkan profesionalitas, kualitas manajemen, kinerja perusahaan, produk, pelayanan kepada masyarakat, dan pertanggungjawaban keuangan yang transparan. 

Terakhir, Fraksi Demokrat-PKB melalui Mulyadi Putra meminta agar proyeksi kontribusi terhadap PAD di tahun 2025 dari BUMD yang akan diberikan penyertaan modal, serta rencana kerja dimasing-masing BUMD tersebut. 

Sebab tujuan penyertaan modal pemerintah daerah, adalah untuk meningkatkan sumber pendapatan daerah, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan penyerapan tenaga kerja. 

”Secara keseluruhan, semua pemandangan fraksi-fraksi di DPRD Buleleng setuju, untuk melanjutkan pembahasan 4 ranperda. Kami tunggu jawaban Pj. Bupati Buleleng, atau semua masukan dan pertanyaan dari dewan,” ujar Wakil Ketua, I Nyoman Gede Wandira Adi.***

Advertisement
Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Buleleng

Artikel Terkait

Inspektorat Audit Keuangan Desa Tamblang. Muncul Temuan Rp 500 Juta

Inspektorat Audit Keuangan Desa Tamblang. Muncul Temuan Rp 500 Juta

Inspektorat Buleleng audit pengeloaan keuangan Desa Tamblang 2022-2025. Ketua Komisi II DPRD sebut temuan Rp500 juta, Tipikor Polres mulai periksa saksi.

Bisa Panen 10 Ton di Lahan Kering, DPRD Minta Padi Bridantara Dikembangkan di Buleleng

Bisa Panen 10 Ton di Lahan Kering, DPRD Minta Padi Bridantara Dikembangkan di Buleleng

Padi varietas unggul Bridantara 8 terbukti panen 10,5 ton/ha di lahan kering Gerokgak. Ketua DPRD Buleleng dorong penanaman meluas di Bali utara.

Perkuat Kemitraan dengan Pers, DPRD Buleleng Dorong Komunikasi Publik Transparan dan Responsif

Perkuat Kemitraan dengan Pers, DPRD Buleleng Dorong Komunikasi Publik Transparan dan Responsif

DPRD Buleleng perkuat kemitraan dengan media massa guna tingkatkan kualitas komunikasi publik, keterbukaan informasi, dan layanan digital di Bali utara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer