Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Buleleng Soroti Pedagang Nakal di Sekitar Pasar Anyar Singaraja

Eka Prasetya
Penulis: Eka Prasetya❯

 

TERTIB YA: Pol PP Buleleng melakukan penertiban mobil pikap yang parkir di badan jalan. Mobil yang parkir juga sering menyaru menjadi pedagang bermobil.
TERTIB YA: Pol PP Buleleng melakukan penertiban mobil pikap yang parkir di badan jalan. Mobil yang parkir juga sering menyaru menjadi pedagang bermobil.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Masalah pedagang liar di kawasan Pasar Anyar Singaraja kembali jadi sorotan. 


Advertisement

Komisi III DPRD Buleleng menilai, penataan pedagang di kawasan pasar masih jauh dari kata tertib. 

Sejumlah pedagang diketahui berjualan secara sembunyi-sembunyi di trotoar, bahkan di badan jalan.

Ketua Komisi III DPRD Buleleng, Ketut Susila Umbara mengungkapkan, masih ada pedagang bermobil yang sengaja mangkal di areal parkir dan pinggir jalan. 

Advertisement

Bahkan, tak sedikit yang tetap nekat menjajakan dagangan di atas trotoar meski sudah jelas dilarang.

“Ini masalah klasik dari dulu. Seharusnya bisa selesai jika ada ketegasan dari instansi terkait,” kata Susila saat dikonfirmasi pada Minggu (8/6/6025).

Advertisement

Menurut politisi asal Partai Golkar itu, keberadaan pedagang liar tidak hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga merugikan pedagang resmi yang berjualan di dalam pasar. 

Para pedagang kerap mengeluhkan penurunan omset karena konsumen lebih memilih berbelanja di luar pasar.

Susila menilai penertiban hanya akan efektif jika dilakukan secara terpadu oleh dua instansi sekaligus. 

Dinas Perhubungan (Dishub) disebut memiliki kewenangan untuk menindak pedagang bermobil yang memadati kawasan Jalan Diponegoro, sementara Pol PP harus menertibkan pedagang yang menggunakan trotoar untuk berjualan.

“Harus ada kerja terintegrasi. Kalau sudah melanggar aturan, jangan dibiarkan. Tertibkan saja,” tegasnya.

Lebih lanjut Susila mengatakan, pihaknya berencana membawa persoalan ini ke dalam rapat kerja lintas komisi. Sehingga seluruh instansi yang memiliki kewenangan bisa duduk bersama dan mencari solusi bersama. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement

Artikel Terkait

Inspektorat Audit Keuangan Desa Tamblang. Muncul Temuan Rp 500 Juta

Inspektorat Audit Keuangan Desa Tamblang. Muncul Temuan Rp 500 Juta

Inspektorat Buleleng audit pengeloaan keuangan Desa Tamblang 2022-2025. Ketua Komisi II DPRD sebut temuan Rp500 juta, Tipikor Polres mulai periksa saksi.

Bisa Panen 10 Ton di Lahan Kering, DPRD Minta Padi Bridantara Dikembangkan di Buleleng

Bisa Panen 10 Ton di Lahan Kering, DPRD Minta Padi Bridantara Dikembangkan di Buleleng

Padi varietas unggul Bridantara 8 terbukti panen 10,5 ton/ha di lahan kering Gerokgak. Ketua DPRD Buleleng dorong penanaman meluas di Bali utara.

Perkuat Kemitraan dengan Pers, DPRD Buleleng Dorong Komunikasi Publik Transparan dan Responsif

Perkuat Kemitraan dengan Pers, DPRD Buleleng Dorong Komunikasi Publik Transparan dan Responsif

DPRD Buleleng perkuat kemitraan dengan media massa guna tingkatkan kualitas komunikasi publik, keterbukaan informasi, dan layanan digital di Bali utara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer