Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jabatan Kepala Disdikpora Buleleng Dilelang, Baru Dua Pelamar

F
Penulis: Francelino Junior❯

 


Advertisement

Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa.
Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa.

Radarbuleleng.jawapos.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melakukan lelang jabatan terbuka, untuk mengisi posisi kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) yang kosong.

Saat ini, baru dua orang yang melamar di tugas tersebut, sehingga dilakukan perpanjangan selama seminggu kedepan.

Advertisement

Jabatan pimpinan tinggi pratama ini telah kosong sejak awal 2025, setelah dijabat Made Astika.

Kemudian tugas tersebut secara berturut-turut dipimpin oleh penjabat, yang diambil dari OPD di Pemkab Buleleng.

Mulai dari Putu Ariadi Pribadi (Kalaksa BPBD Buleleng) dan kini dilanjutkan Dewa Made Sudiarta (Kepala Disdagperinkop UKM Buleleng).

Advertisement

Lelang jabatan ini secara resmi diumumkan lewat Pengumuman No: 800/ 15878/Pansel-JPT/2025 tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Secara Terbuka di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng, tertanggal 22 Juli 2025 ditandatangani oleh Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng.

”Pusat sudah menyetujui bidding Disdikpora Buleleng. Dinas ini dilelang, karena tugasnya spesifik, sedangkan orang di dalam terbatas. Sehingga pak bupati mencoba, sekiranya ada dari OPD atau ASN dari dalam dan luar Buleleng. Yang terbaik dilihat,” ujar Suyasa pada Rabu (6/8).

Hanya saja, pendaftaran lelang jabatan ini akhirnya diperpanjang, karena baru dua orang pelamar saja.

Sedangkan harus ada empat orang pelamar sesuai dengan ketentuan, agar bisa dilakukan seleksi dan penilaian, sehingga dapat tiga besarnya.

Maka dari itu, panitia seleksi memperpanjang kembali sejak Rabu (6/8) hingga Selasa (12/8). 

Perpanjangan pendaftaran pelamar ini pun hanya dapat dilakukan sebanyak tiga kali.

Jika sampai yang ketiga, ternyata tetap tidak ada pelamar, maka dilakukan diskresi ke BKN, yang artinya melanjutkan proses seleksi hanya pada dua orang pelamar itu saja.

”Dua orang pelamar ini asalnya dari internal Disdikpora Buleleng. Satu di struktural, satu fungsional,” ungkap Suyasa memberi bocoran halus.

Berbicara alur seleksi apabila dapat empat pelamar, nantinya mereka akan mengikuti tes tertulis dan wawancara, kemudian ditentukan tiga besar, lanjut permohonan persetujuan turunnya persetujuan teknis (pertek) dari BKN.

Setelah itu bupati yang memilih sosok yang terbaik jadi kepala Disdikpora Buleleng.

Jika tidak ada aral melintang, apabila semua proses berjalan lancar, maka akhir Agustus proses ini selesai sehingga pelantikan kepala dinas yang baru dilakukan awal September.

Sebab pertek hanya berusia satu bulan, sehingga wajib segera, agar restu itu tidak kadaluarsa dan mengulang proses kembali.***

Advertisement
Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Buleleng

Artikel Terkait

Terpikat Keberhasilan Mall Pelayanan Publik, Pemkab Blitar Belajar ke Buleleng

Terpikat Keberhasilan Mall Pelayanan Publik, Pemkab Blitar Belajar ke Buleleng

Pemkab Blitar boyong jajaran Forkopimda lakukan studi tiru ke MPP Buleleng di Pasar Banyuasri yang sukses kelola 152 layanan publik terpadu.

Awas Jebakan Pinjol dan Investasi Bodong, Pemkab Buleleng Bersama OJK Genjot Literasi Keuangan

Awas Jebakan Pinjol dan Investasi Bodong, Pemkab Buleleng Bersama OJK Genjot Literasi Keuangan

Sekda Gede Suyasa buka sosialisasi literasi keuangan TPAKD Buleleng 2026. Ingatkan ASN agar waspada terhadap pinjol ilegal, judi online, dan investasi bodong.

Cegah Data Tak Sinkron, Pemkab Buleleng Matangkan Regulasi Satu Data

Cegah Data Tak Sinkron, Pemkab Buleleng Matangkan Regulasi Satu Data

Pemkab Buleleng matangkan rancangan Perbup Satu Data dan e-Walidata bersama BPS. Langkah strategis wujudkan pembangunan daerah yang akurat dan tepat sasaran.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer