Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tingkatkan Produksi, Dinas Pertanian Buleleng Sebar Puluhan Ton Benih Padi 

Eka Prasetya
Penulis: Eka Prasetya❯
BENIH PADI: Proses penanaman benih padi di Buleleng.
BENIH PADI: Proses penanaman benih padi di Buleleng.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Dinas Pertanian Buleleng tahun ini mendistribusikan lebih dari 72,6 ton benih padi kepada petani. 


Advertisement

Puluhan ton benih itu akan ditanam pada lahan seluas 2.907 hektare di seluruh Buleleng. Tujuannya untuk meningkatkan produksi padi dan mendukung program swasembada pangan nasional yang diusung pemerintah.

Kepala Dinas Pertanian Buleleng, Gede Melandrat mengatakan, bantuan benih padi itu dibiayai pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Adapun benih padi yang dibagikan merupakan merupakan benih varietas Inpari 32, Ciherang, Inpari IR Nutri Zinc, dan padi gogo. 

Advertisement

Menurut Melandrat, pembagian benih padi itu diharapkan dapat menggenjot produksi pertanian. Dengan kualitas benih yang lebih baik serta lahan tanam yang diperluas, maka produktivitas padi akan semakin meningkat.

“Pemerintah saat ini menekankan pentingnya ketahanan pangan dan swasembada melalui pemanfaatan optimal lahan pertanian yang ada, termasuk lahan kering untuk padi gogo,” ujar Melandrat, Rabu (6/11/2024).

Benih padi yang disalurkan telah disesuaikan dengan permintaan petani serta memperhatikan ketersediaan air irigasi di masing-masing subak. 

Advertisement

Subak yang menerima bantuan benih ini ditargetkan mampu melakukan tiga kali penanaman dalam setahun untuk meningkatkan hasil panen padi.

“Kami berharap ada kolaborasi kuat antara pemerintah, desa, subak, dan petani dalam mengatasi kendala seperti keterbatasan benih atau pupuk,” imbuhnya.

Lebih lanjut Melandrat mengatakan, pihaknya juga berupaya menjamin pasar dan harga yang stabil bagi hasil produksi petani. Agar tidak terjadi penurunan harga saat panen raya karena hasil panen yang melimpah.

“Kami berencana untuk berdiskusi dengan Perumda Swatantra agar mereka turut berperan dalam menyerap hasil panen petani,” tandasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng

Artikel Terkait

Petani di Desa Suwug Branding Beras Lokal. Kini Makin Diminati Warga

Petani di Desa Suwug Branding Beras Lokal. Kini Makin Diminati Warga

Desa Suwug Buleleng meluncurkan Beras Putri Desa dari lahan sawah 80 hektare. Produk beras lokal ini mulai diminati warga hingga terjual satu ton.

Belajar dari Kebun Modern di Tiongkok: Saat Lampu Jadi Senjata Pembasmi Serangga Petani Leci

Belajar dari Kebun Modern di Tiongkok: Saat Lampu Jadi Senjata Pembasmi Serangga Petani Leci

Kebun leci di Guangxi, Tiongkok, memanfaatkan lampu dan teknologi cold storage untuk meningkatkan kualitas panen. Pengalaman ini memberi pelajaran menarik bagi masa depan pertanian Indonesia.

Ditunjuk Pimpin HKTI Buleleng, Dokter Caput Soroti Lahan Pertanian yang Terus Menyusut

Ditunjuk Pimpin HKTI Buleleng, Dokter Caput Soroti Lahan Pertanian yang Terus Menyusut

Baru ditunjuk memimpin HKTI Buleleng, Dokter Caput menyoroti penyusutan lahan pertanian produktif dan menurunnya minat generasi muda menjadi petani.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer