Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Pelantikan, Rumah Jabatan Bupati Buleleng Mulai Direnovasi

Eka Prasetya
Penulis: Eka Prasetya❯
RENOVASI: Proses renovasi di Rumah Jabatan Bupati Buleleng.
RENOVASI: Proses renovasi di Rumah Jabatan Bupati Buleleng.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Rumah Jabatan Bupati Buleleng yang terletak di Jalan Ngurah Rai Nomor 1, mulai direnovasi.


Advertisement

Proses renovasi dilakukan menjelang pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, yang dikabarkan akan dilantik pada Kamis (20/2/2025) mendatang.

Renovasi dilakukan setelah Pj. Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana mengosongkan rumah jabatan sejak beberapa hari lalu.

Kabag Umum Setda Buleleng, Made Pasda Gunawan mengatakan, proses renovasi sudah dilakukan sejak Jumat (14/2/2025) lalu.

Advertisement

Menurutnya renovasi hanya berupa perbaikan minor. Termasuk penataan ruang dan pengecatan.

“Hanya pemeliharaan ringan. Seperti pengecatan, ganti keramik yang rusak, termasuk kloset yang rusak juga,” kata Pasda.

Advertisement

Pasda menyebut, renovasi itu merupakan hal standar saat proses transisi kepemimpinan. 

Hal serupa juga dilakukan saat transisi saat Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana pensiun, kemudian digantikan Pj. Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana.

“Paling banyak sih pengerjaan pengecatan. Ada yang kusam karena faktor cuaca, itu kami cat,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan penataan ulang terhadap fungsi ruangan yang ada di Rumah Jabatan Bupati Buleleng.

Ruang rapat pimpinan yang ada di rumah jabatan, kini diubah menjadi ruang tamu. Sementara ruang serbaguna, disiapkan menjadi ruang rapat pimpinan.

Ia menargetkan proses renovasi akan tuntas dalam beberapa minggu mendatang. Sehingga sudah bisa digunakan pada awal Maret mendatang.

“Kami sudah lapor juga kepada bapak Bupati terpilih terkait proses renovasi. Targetnya awal Maret sudah siap digunakan,” ujarnya.

Terpisah, Pj. Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana mengaku dirinya sudah berkemas dari Rumah Jabatan Bupati Buleleng sejak Selasa (4/2/2025) lalu.

Ia mengaku tidak membawa banyak barang-barang. Hanya dua dus pakaian dan barang pribadi, serta sebuah meja biliar.

“Sudah, sudah kemas-kemas minggu lalu. Sekarang tidur di kampung (Desa Kekeran, Red),” ujar Lihadnyana. (*)

Advertisement
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng

Artikel Terkait

Revitalisasi Jalan Diponegoro Singaraja Dikebut. Saluran Drainase Diperlebar

Revitalisasi Jalan Diponegoro Singaraja Dikebut. Saluran Drainase Diperlebar

Revitalisasi Jalan Diponegoro Singaraja mencapai 40 persen. Proyek senilai Rp 4,74 miliar ini mencakup pemasangan batu andesit, pelebaran drainase, dan lampu jalan.

Desa Mengening Dinilai Jadi Percontohan Desa Antikorupsi KPK

Desa Mengening Dinilai Jadi Percontohan Desa Antikorupsi KPK

Desa Mengening, Buleleng, menjalani penilaian sebagai calon desa percontohan antikorupsi 2026. Penilaian mencakup lima komponen utama dan 18 indikator tata kelola pemerintahan.

Krisis BBM di Buleleng: Nyaris 10 Jam Mengantre Demi 5 Liter Pertalite

Krisis BBM di Buleleng: Nyaris 10 Jam Mengantre Demi 5 Liter Pertalite

Pengalaman mengantre hampir 10 jam di SPBU Anturan saat krisis BBM Buleleng. Bertahan semalaman, saya akhirnya pulang dengan lima liter Pertalite.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer