Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gede Supriatna Terpilih Aklamasi Pimpin PMI Buleleng Periode 2025–2030

Eka Prasetya
Penulis: Eka Prasetya❯

 

PIMPIN PMI: Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, terpilih secara aklamasi memimpin PMI Buleleng periode 2025-2030.
PIMPIN PMI: Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, terpilih secara aklamasi memimpin PMI Buleleng periode 2025-2030.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna resmi memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng untuk periode 2025–2030. 


Advertisement

Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) XI PMI Buleleng yang digelar di Wantilan Praja Winangun Kantor Bupati Buleleng, Rabu (26/11/2025).

Supriatna meraih dukungan penuh dari seluruh peserta musyawarah dengan total 12 suara yang berasal dari utusan PMI kecamatan, pengurus PMI Buleleng, PMI Provinsi Bali, serta relawan PMI. 

Ia menggantikan I Nyoman Sutjidra yang sebelumnya memimpin PMI Buleleng selama dua periode.

Advertisement

Usai terpilih, Supriatna menyampaikan komitmennya untuk memperkuat kapasitas PMI, terutama dalam tugas-tugas kemanusiaan dan kesiapsiagaan terhadap bencana.

“Kami berharap PMI tetap eksis dan konsisten dalam menjalankan tugas-tugas pokoknya, khususnya dalam kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat,” ungkapnya.

Advertisement

Ia juga menekankan pentingnya dedikasi dan ketulusan dalam menjalankan amanah organisasi kemanusiaan.

“Pengurus yang terpilih nantinya diharapkan mampu mengabdi dengan tulus dan ikhlas, karena kegiatan PMI merupakan tugas tanpa pamrih demi kemanusiaan,” lanjutnya.

Dalam pembukaan musyawarah, Supriatna mengapresiasi peran PMI Buleleng yang dinilai sangat membantu pemerintah, terutama dalam merespons berbagai bencana alam dan situasi darurat.

“Terlebih, Kabupaten Buleleng merupakan salah satu daerah yang rawan bencana di Provinsi Bali. Demikian keberadaan PMI sangat dibutuhkan dan sangat membantu Pemkab Buleleng,” ujarnya.

Ia menyebut dalam lima tahun terakhir Buleleng menghadapi berbagai situasi darurat seperti banjir, tanah longsor, kebakaran, angin puting beliung, penanganan pengungsi erupsi Gunung Agung, hingga pandemi Covid-19.

“Kesiapsiagaan PMI dalam menghadapi bencana tentu memerlukan relawan yang terampil dan pengurus yang kuat,” tegasnya.

Wakil Ketua PMI Provinsi Bali, IGM Wisnu Mataram turut memberikan dukungan atas terpilihnya Supriatna sekaligus menilai PMI Buleleng selama ini mampu menjaga profesionalitas dalam pelayanan kemanusiaan.

“PMI Buleleng dalam pelaksanaan program dan kegiatan telah mengupayakan untuk tetap menjaga kemandirian dan kenetralan dalam pelayanan kepalangmerahan kepada masyarakat,” ujarnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement

Artikel Terkait

Terpikat Keberhasilan Mall Pelayanan Publik, Pemkab Blitar Belajar ke Buleleng

Terpikat Keberhasilan Mall Pelayanan Publik, Pemkab Blitar Belajar ke Buleleng

Pemkab Blitar boyong jajaran Forkopimda lakukan studi tiru ke MPP Buleleng di Pasar Banyuasri yang sukses kelola 152 layanan publik terpadu.

Cetak Pengusaha Sejak Muda, Pemkab Buleleng dan HIPMI Rangkul IAHN Mpu Kuturan serta Smanbara

Cetak Pengusaha Sejak Muda, Pemkab Buleleng dan HIPMI Rangkul IAHN Mpu Kuturan serta Smanbara

Pemkab Buleleng dan HIPMI dorong pencetakan pengusaha muda sejak sekolah lewat kolaborasi dengan IAHN Mpu Kuturan dan SMAN Bali Mandara.

Tutup Lomba PMR Wira X 2026, Wabup Supriatna Minta Palang Merah Jadi Garda Terdepan Kemanusiaan

Tutup Lomba PMR Wira X 2026, Wabup Supriatna Minta Palang Merah Jadi Garda Terdepan Kemanusiaan

Ketua PMI sekaligus Wabup Buleleng Gede Supriatna minta 350 anggota PMR Wira dari 25 SMA/SMK jadi garda terdepan aksi kemanusiaan dan adat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer