Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kecelakaan Maut di Simpang Panji Buleleng, Polisi Dalami Dugaan Terobos Lampu Merah

F
Penulis: Francelino Junior❯

 

Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin jelaskan peristiwa laka lantas di Jalan Raya Singaraja-Denpasar yang merenggut dua nyawa, berakhir damai.
Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin jelaskan peristiwa laka lantas di Jalan Raya Singaraja-Denpasar yang merenggut dua nyawa, berakhir damai.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Polisi masih mendalami kecelakaan lalu lintas maut yang terjadi di Simpang Panji, Buleleng, pada Senin (12/1/2026) pagi. 


Advertisement

Insiden tersebut menewaskan Made Serina, 59, pensiunan PNS yang tinggal di BTN Griya Sambangan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali.

Korban ditemukan meninggal dunia di muara Pantai Lingga, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng, pada Senin sore. 

Hingga kini, polisi masih menelusuri rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban bisa terpental jauh dari lokasi tabrakan.

Advertisement

Berdasarkan data kepolisian, Made Serina mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi DK 6662 UAL. 

Ia terlibat kecelakaan dengan mobil Toyota Avanza bernomor polisi DK 1584 UZ yang dikemudikan Putu Hari Swastika, 40, warga Desa Temukus, Kecamatan Banjar.

Kasat Lantas Polres Buleleng AKP Bachtiar Arifin mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan awal terhadap pengemudi mobil.

Advertisement

“Kemarin (Senin) sudah interogasi awal terhadap sopir, tapi belum diamankan. Berdasarkan pengakuan sopir, lampu traffic light dari arahnya sudah hijau dan pengendara sepeda motor sempat menabrak mobilnya,” kata AKP Bachtiar, Selasa (13/1/2026).

Korban sebelumnya diketahui melaju dari arah Desa Panji. Saat tiba di Simpang Panji, korban diduga menerobos lampu lalu lintas yang sedang menyala merah dari arah tersebut.

Pada saat bersamaan, dari arah Desa Pemaron, yakni Jalan Dewa Putu Kerta menuju timur ke arah Jalan Laksamana, melaju mobil Toyota Avanza. 

Tabrakan pun tak terhindarkan. Akibat benturan keras, korban terpental hingga masuk ke saluran drainase di Jalan Serma Karma, dekat sebuah warung makan di sekitar lokasi.

“Mobil sempat meninggalkan lokasi untuk mengantarkan penumpangnya ke Gedung Wanita Laksmi Graha. Tapi balik lagi ke TKP setelah itu. Untuk pidana, sementara masih diselidiki lebih lanjut,” lanjut AKP Bachtiar.

Hingga kini, Satuan Lantas Polres Buleleng masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan serta menentukan ada tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement

Artikel Terkait

Harga Rumah di Bali Naik, Dipicu Peningkatan Harga Bahan Bangunan

Harga Rumah di Bali Naik, Dipicu Peningkatan Harga Bahan Bangunan

Harga properti residensial Bali naik 1,02 persen pada triwulan II 2026. Rumah menengah mencatat kenaikan tertinggi sebesar 1,52 persen secara tahunan.

Koster Sebut Buleleng Punya ‘Rezeki’ Sendiri, Gerokgak Disiapkan Jadi Kawasan Ekonomi Pariwisata

Koster Sebut Buleleng Punya ‘Rezeki’ Sendiri, Gerokgak Disiapkan Jadi Kawasan Ekonomi Pariwisata

Gubernur Bali Wayan Koster menyebut Buleleng punya potensi berbeda dari barat hingga timur. Gerokgak disiapkan sebagai kawasan ekonomi pariwisata.

Seorang Pria di Bali Diduga Kerap Lecehkan Pengendara Perempuan. Polisi Ungkap Sudah 10 Kali Beraksi

Seorang Pria di Bali Diduga Kerap Lecehkan Pengendara Perempuan. Polisi Ungkap Sudah 10 Kali Beraksi

Pria berinisial IWCA, 25, diamankan warga di Abiansemal setelah diduga melecehkan pengendara perempuan. Polisi mendalami pengakuannya yang disebut pernah beraksi 10 kali.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer