Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ganti Rugi Shortcut Singaraja–Mengwitani Mandek, Warga Pegayaman Minta Gubernur Turun Tangan

F
Penulis: Francelino Junior❯
TOLAK: Warga menolak proses pemasangan papan proyek shortcut. Penyebabnya, proses ganti rugi lahan dinilai belum tuntas. (Radar Bali)
TOLAK: Warga menolak proses pemasangan papan proyek shortcut. Penyebabnya, proses ganti rugi lahan dinilai belum tuntas. (Radar Bali)

Advertisement

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Permasalahan ganti rugi lahan proyek jalan pintas (shortcut) Singaraja–Mengwitani titik 9–10 yang tak kunjung tuntas mendorong warga mencari jalan tengah. 

Masyarakat Desa Pegayaman yang terdampak proyek shortcut berharap Gubernur Bali, Wayan Koster, turun tangan menangani masalah yang telah berlangsung sejak tahun 2019 silam.

Advertisement

Tak hanya itu, warga juga berharap ada fasilitator yang dapat menjembatani warga untuk berkomunikasi secara langsung dengan Gubernur Koster.

Mereka berharap, dengan bertemu secara langsung, pemerintah dan warga dan mencapai titik temu terkait masalah yang ada.

Terbaru, warga disebut bertemu dengan unsur dari Dinas PU Provinsi Bali, Kejati Bali, serta Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Jawa Timur Bali. 

Advertisement

Pertemuan berlangsung di Kodim 1609/Buleleng pada Minggu (19/4/2026). Namun pertemuan tersebut berujung buntu.

Anggota DPRD Buleleng, H. Mulyadi Putra menyatakan, masyarakat tidak menolak pembangunan shortcut Singaraja–Mengwitani titik 9–10. 

Namun, mereka meminta agar persoalan hak masyarakat, khususnya terkait ganti rugi lahan dan tanaman, diselesaikan terlebih dahulu agar proyek tidak tersendat.

”Kami pernah sampaikan ketika audiensi dengan gubernur Bali, ini data kami, jumlah pohon dan lahan. Kami sampaikan data tim appraisal tidak sesuai di lapangan, mohon disikapi karena tidak sesuai. Ini mengakibatkan berlarut-larut hingga saat ini,” kata H. Mulyadi Putra, saat ditemui pada Minggu (19/4/2026).

Advertisement
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng

Artikel Terkait

Harga Rumah di Bali Naik, Dipicu Peningkatan Harga Bahan Bangunan

Harga Rumah di Bali Naik, Dipicu Peningkatan Harga Bahan Bangunan

Harga properti residensial Bali naik 1,02 persen pada triwulan II 2026. Rumah menengah mencatat kenaikan tertinggi sebesar 1,52 persen secara tahunan.

Koster Sebut Buleleng Punya ‘Rezeki’ Sendiri, Gerokgak Disiapkan Jadi Kawasan Ekonomi Pariwisata

Koster Sebut Buleleng Punya ‘Rezeki’ Sendiri, Gerokgak Disiapkan Jadi Kawasan Ekonomi Pariwisata

Gubernur Bali Wayan Koster menyebut Buleleng punya potensi berbeda dari barat hingga timur. Gerokgak disiapkan sebagai kawasan ekonomi pariwisata.

Seorang Pria di Bali Diduga Kerap Lecehkan Pengendara Perempuan. Polisi Ungkap Sudah 10 Kali Beraksi

Seorang Pria di Bali Diduga Kerap Lecehkan Pengendara Perempuan. Polisi Ungkap Sudah 10 Kali Beraksi

Pria berinisial IWCA, 25, diamankan warga di Abiansemal setelah diduga melecehkan pengendara perempuan. Polisi mendalami pengakuannya yang disebut pernah beraksi 10 kali.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer