Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengelola Vila di Hutan Pejarakan Temui DPRD Buleleng. Minta Kelonggaran Rekomendasi Pansus TRAP

Eka Prasetya
Penulis: Eka Prasetya❯
BONGKAR: Bangunan villa di area hutan Desa Pejarakan. Pansus TRAP DPRD Bali merekomendasikan agar bangunan itu dibongkar. (Eka Prasetya/Radar Buleleng)
BONGKAR: Bangunan villa di area hutan Desa Pejarakan. Pansus TRAP DPRD Bali merekomendasikan agar bangunan itu dibongkar. (Eka Prasetya/Radar Buleleng)

Advertisement

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pengelola wisata alam Kubu Bali Menjangan bersama sejumlah warga Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, menemui Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, pada Selasa (21/4/2026).

Mereka menyampaikan aspirasi terkait rekomendasi Pansus Tata Ruang Aset dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali terkait penertiban bangunan di kawasan hutan desa.

Advertisement

Dalam forum tersebut, perwakilan pengelola Kubu Bali Menjangan sekaligus pelaku usaha pariwisata, Ketut Danu, menegaskan pengembangan kawasan dilakukan dengan konsep ekowisata berbasis masyarakat. 

Sejak awal, kata dia, sosialisasi telah dilakukan kepada warga terdampak dan mendapatkan persetujuan.

“Kalau mau sama-sama membangun desa, ayo duduk bersama melalui hutan desa ini karena potensinya bagus. Tujuan kami jelas, membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus mendorong ekonomi dan pendapatan daerah lewat pajak,” ujarnya.

Advertisement

Ia menjelaskan, kawasan yang dikembangkan merupakan lahan tidak produktif dengan kondisi berbatu dan minim sumber air, sehingga sulit dimanfaatkan untuk pertanian. 

Saat ini, pemanfaatan lahan baru sekitar setengah hektare, dengan luasan bangunan berkisar 3–4 are.

Menurutnya, kekhawatiran yang muncul dari sebagian pihak diduga berkaitan dengan persaingan usaha di sektor pariwisata. 

Meski demikian, pihaknya mengaku tetap membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.

Advertisement
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng

Artikel Terkait

Undiksha Kembangkan Material Pengganti Kayu. Diklaim Tahan Rayap hingga Suhu Ekstrem

Undiksha Kembangkan Material Pengganti Kayu. Diklaim Tahan Rayap hingga Suhu Ekstrem

Undiksha mengembangkan nanokomposit silika-karbon yang berpotensi menggantikan kayu alam. Material ini tahan rayap, kuat, dan siap memasuki dunia industri.

Inspektorat Audit Keuangan Desa Tamblang. Muncul Temuan Rp 500 Juta

Inspektorat Audit Keuangan Desa Tamblang. Muncul Temuan Rp 500 Juta

Inspektorat Buleleng audit pengeloaan keuangan Desa Tamblang 2022-2025. Ketua Komisi II DPRD sebut temuan Rp500 juta, Tipikor Polres mulai periksa saksi.

Bisa Panen 10 Ton di Lahan Kering, DPRD Minta Padi Bridantara Dikembangkan di Buleleng

Bisa Panen 10 Ton di Lahan Kering, DPRD Minta Padi Bridantara Dikembangkan di Buleleng

Padi varietas unggul Bridantara 8 terbukti panen 10,5 ton/ha di lahan kering Gerokgak. Ketua DPRD Buleleng dorong penanaman meluas di Bali utara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer