Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Soroti APBD 2027 dan Proyek RSUD, DPRD Buleleng Minta Pemkab Matangkan Perencanaan

F
Penulis: Francelino Junior❯
KRITISI ANGGARAN: Suasana rapat paripurna DPRD Buleleng pada Senin (27/10/2026). (DPRD Buleleng)
KRITISI ANGGARAN: Suasana rapat paripurna DPRD Buleleng pada Senin (27/10/2026). (DPRD Buleleng)

Advertisement

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – DPRD Buleleng mempertajam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 serta proyek pembangunan Gedung RSUD Buleleng. 

Para wakil rakyat mendesak agar skema penganggaran dan perencanaan digodok secara cermat agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat.

Advertisement

Penegasan tersebut mengemuka dalam Rapat Paripurna Masa Sidang I Tahun Sidang 2026–2027 di Ruang Sidang Paripurna DPRD Buleleng, Senin (26/10/2026). 

Agenda paripurna kali ini mendengarkan Tanggapan dan/atau Jawaban Bupati Buleleng atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap dua ranperda strategis tersebut.

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Buleleng, I Nyoman Gede Wandira Adi, menjadi wadah evaluasi kritis dewan atas respons eksekutif terkait optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemerataan infrastruktur, hingga peningkatan layanan publik.

Advertisement

”Pembangunan gedung RSUD melalui skema tahun jamak (multiyears) menjadi salah satu sorotan utama. Fraksi-fraksi DPRD menekankan pentingnya perencanaan yang matang, kejelasan pembiayaan, pengawasan pelaksanaan, serta kesiapan operasional agar proyek berjalan efektif, transparan, dan akuntabel,” ujar Wandira Adi.

Selain proyek fisik gedung RSUD, jajaran legislatif Buleleng juga melempar sejumlah catatan krusial. 

Di antaranya percepatan pemerataan jalan daerah, peningkatan kualitas fasilitas pendidikan dan kesehatan, ketepatan sasaran bantuan sosial berbasis pemutakhiran data desil, hingga penanganan darurat persampahan di TPA Bengkala.

Sementara itu, jawaban pemerintah daerah disampaikan oleh Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna. 

Advertisement

Artikel Terkait

Tak Hanya RSUD Buleleng, DPRD Dorong Tangguwisia dan Giri Emas Naik Kelas

Tak Hanya RSUD Buleleng, DPRD Dorong Tangguwisia dan Giri Emas Naik Kelas

DPRD Buleleng mendorong RSUD Tangguwisia dan RSUD Giri Emas naik dari kelas D ke kelas C, serta mengusulkan revitalisasi rumah sakit dan pembangunan fasilitas kesehatan di Gerokgak.

Seluruh Fraksi DPRD Buleleng Setujui Pembahasan APBD 2027 dan Pembangunan Gedung RSUD

Seluruh Fraksi DPRD Buleleng Setujui Pembahasan APBD 2027 dan Pembangunan Gedung RSUD

Seluruh fraksi DPRD Buleleng mendukung pembahasan Ranperda APBD 2027 dan pembangunan gedung RSUD Buleleng, dengan catatan anggaran harus berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Sidak Proyek Drainase Jalan Diponegoro, DPRD Buleleng Ingatkan Soal Bau Comberan

Sidak Proyek Drainase Jalan Diponegoro, DPRD Buleleng Ingatkan Soal Bau Comberan

DPRD Buleleng sidak proyek drainase Jalan Diponegoro senilai Rp 4,7 miliar. Dewan minta kendala teknis elevasi air ditangani presisi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer