Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Antisipasi Banjir Buleleng, Pembongkaran Drainase dan Pembuatan Sodetan Dikebut

Eka Prasetya
Penulis: Eka Prasetya❯
CEK DRAINASE: Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra (paling kanan) mengecek pengerjaan saluran drainase di Jalan Anggrek, Singaraja. (Pemkab Buleleng)
CEK DRAINASE: Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra (paling kanan) mengecek pengerjaan saluran drainase di Jalan Anggrek, Singaraja. (Pemkab Buleleng)

Advertisement

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Menghadapi masa awal musim penghujan, Pemkab Buleleng mulai menyiagakan sejumlah langkah antisipasi penanganan banjir. 

Pemerintah menginstruksikan pembersihan daerah aliran sungai (DAS) hingga penataan ulang saluran air di titik-titik rawan, khususnya di kawasan Kota Singaraja dan Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada. Kedua titik itu menjadi langganan banjir tiap tahun.

Advertisement

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mengatakan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait telah diterjunkan untuk membersihkan alur sungai.

”Hujan sudah mulai turun walaupun masih di awal. Untuk antisipasi, kami sudah lakukan pembersihan di daerah aliran sungai yang dilakukan masing-masing OPD,” ujar Sutjidra saat ditemui di Rumah Jabatan Bupati Buleleng pada Jumat (6/11/2026).

Ia juga mendesak proyek sodetan dan perbaikan drainase di kawasan Kota Singaraja segera diselesaikan.

Advertisement

Proyek yang dimaksud ialah penataan drainase di Jalan Tasbih, Jalan Anggrek, dan Jalan Angsana. Serta drainase di Jalan Diponegoro.

“Sodetan yang sudah kami buat di kawasan kota, saya harap agar segera diselesaikan. Sebab kalau hujan lebat lalu sodetan belum selesai, pasti jadi masalah,” lanjutnya.

Selain mempercepat pengerjaan sodetan di kawasan kota, Sutjidra juga memberikan instruksi tegas terkait penataan saluran air publik. 

Ia meminta setiap drainase yang mengalami penyempitan akibat bangunan atau sumbatan fisik untuk langsung dibongkar dan dikembalikan ke ukuran semula.

Advertisement

Artikel Terkait

Revitalisasi Jalan Diponegoro Singaraja Dikebut. Saluran Drainase Diperlebar

Revitalisasi Jalan Diponegoro Singaraja Dikebut. Saluran Drainase Diperlebar

Revitalisasi Jalan Diponegoro Singaraja mencapai 40 persen. Proyek senilai Rp 4,74 miliar ini mencakup pemasangan batu andesit, pelebaran drainase, dan lampu jalan.

Sidak Proyek Drainase Jalan Diponegoro, DPRD Buleleng Ingatkan Soal Bau Comberan

Sidak Proyek Drainase Jalan Diponegoro, DPRD Buleleng Ingatkan Soal Bau Comberan

DPRD Buleleng sidak proyek drainase Jalan Diponegoro senilai Rp 4,7 miliar. Dewan minta kendala teknis elevasi air ditangani presisi.

Perbaikan Drainase Jalan Tasbih: Perumda Pasar Sebut Relokasi PKL Hanya Sementara

Perbaikan Drainase Jalan Tasbih: Perumda Pasar Sebut Relokasi PKL Hanya Sementara

Perumda Pasar Buleleng batalkan relokasi sementara PKL Jalan Tasbih pasca penolakan pedagang. Pengerjaan drainase PUPR bakal dilakukan bertahap.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer