Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Catat! Sebanyak 5.100 Siswa di Buleleng Dapat Seragam Gratis, Berikut Rinciannya

Francelino Junior • Rabu, 22 Januari 2025 | 15:30 WIB

 

Pemkab Buleleng akan memberikan bantuan seragam gratis kepada 5.100 siswa yang masuk dalam kategori kurang mampu. Ini merupakan janji politik 100 hari kerja JOSS 24, menjadi bupati dan wakil bupati.
Pemkab Buleleng akan memberikan bantuan seragam gratis kepada 5.100 siswa yang masuk dalam kategori kurang mampu. Ini merupakan janji politik 100 hari kerja JOSS 24, menjadi bupati dan wakil bupati.

SINGARAJA, radarbuleleng.jawapos.com- Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng mensosialisasikan bantuan seragam gratis untuk siswa miskin, ke seluruh satuan pendidikan yang ada di Bali utara.

Program bantuan ini berkaitan dengan janji politik 100 hari menjabat, yang digagas bupati dan wakil bupati Buleleng terpilih yakni I Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna (JOSS 24).

Sosialisasi ini dilakukan secara daring oleh Disdikpora Buleleng pada Senin (20/1).

Terlepas dari janji politik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng mengatakan program ini sebagai bentuk pengentasan kemiskinan di sektor pendidikan, melalui pemberian bantuan seragam gratis bagi siswa miskin.

Apalagi, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban orang tua menjelang pendaftaran tahun ajaran baru, sehingga siswa dari keluarga kurang mampu tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya seragam.

”Ini upaya pemerintah, dalam bentuk dukungan yang tidak hanya berupa seragam, tetapi juga perlengkapan lain seperti tas, sepatu, dan kaos kaki. Ini diberikan khususnya kepada yang berasal dari keluarga miskin,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora Buleleng, Putu Ariadi Pribadi pada Selasa (21/1) siang.

Untuk diketahui, pada Anggaran dan Sasaran Penerima Bantuan Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Buleleng telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5,6 miliar untuk pengadaan seragam dan perlengkapan sekolah bagi siswa miskin. 

Total penerima bantuan ini direncanakan mencapai 5.100 siswa. Yang rinciannya, 1.310 siswa TK mendapatkan bantuan tas, kaos kaki, dan sepatu.

Dan 2.120 siswa SD mendapatkan bantuan pakaian seragam merah putih, pramuka, kaos kaki, sepatu, dan tas.

Selanjutnya 1.670 siswa SMP mendapatkan bantuan pakaian seragam putih biru, pramuka, kaos kaki, sepatu, dan tas.

Namun, Disdikpora Buleleng terus melakukan pendataan siswa penerima bantuan ini. Sehingga diperlukan koordinasi yang baik antara sekolah dan pemerintah desa.

Pendataan ini dilakukan melalui data Dapodik, untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran.

Sebab dengan data yang valid perencanaan anggaran pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Disdikpora Buleleng, akar berjalan sesuai dengan kebutuhan.

Karena melalui program ini, Pemkab Buleleng berharap dapat menciptakan pemerataan akses pendidikan dan mengurangi angka putus sekolah, yang berujung pada peningkatan kualitas pendidikan di Bali utara.

Sosialisasi bantuan seragam sekolah ke satuan pendidikan ini, menjadi langkah awal dari implementasi program yang diharapkan selesai pada awal bulan Maret mendatang.

”Data yang ada bisa diverifikasi dan validasi, sesuai dengan persyaratan dari anak yang kurang mampu, yang menjadi sasaran penerima dari program ini,” tutup Ariadi.***

Editor : Donny Tabelak
#siswa miskin #seragam gratis #pemkab buleleng #disdikpora buleleng #janji politik