SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Buleleng, Bali, masih menghadapi tantangan.
Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang aktif beroperasi belum mencapai target yang ditetapkan. Dari target 60 dapur MBG, hingga kini baru 23 unit yang berjalan.
Kondisi tersebut mendorong Pemkab Buleleng memperkuat percepatan pembentukan dan pengoperasian dapur MBG agar manfaat program strategis nasional itu segera dirasakan masyarakat.
Untuk mengejar ketertinggalan, Pemkab Buleleng memberikan dukungan menyeluruh. Mulai dari penyediaan lahan, sarana dan prasarana, hingga penguatan koordinasi lintas sektor guna menjamin keberlanjutan pelaksanaan program.
Pemerataan layanan juga menjadi perhatian. Pembangunan dapur MBG di wilayah terpencil juga tengah direncanakan, agar masyarakat dapat menikmati manfaat program MBG.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Buleleng, Putu Ariadi Pribadi mengatakan, percepatan program MBG menjadi fokus bersama karena menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
“MBG adalah program strategis nasional. Karena itu, percepatan harus menjadi fokus bersama agar dampaknya segera dirasakan masyarakat, khususnya kelompok rentan,” ujarnya.
Selain percepatan, aspek mutu dan keamanan pangan turut mendapat perhatian serius.
Seluruh dinas terkait diminta memperketat pengawasan bahan pangan yang masuk ke dapur MBG, sekaligus mengatur pola pemasok agar program ini tidak memicu kenaikan harga bahan pangan di pasaran.
Lebih jauh, MBG juga diarahkan memberikan dampak ekonomi nyata. Pelibatan pelaku usaha dan pemasok lokal diharapkan mampu menggerakkan perekonomian daerah, membuka lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan pangan lokal.
“Dengan sinergi lintas sektor yang kuat, program MBG di Buleleng diharapkan berjalan lebih cepat, berkualitas, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesehatan masyarakat sekaligus penguatan ekonomi daerah,” tandas Ariadi. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya