Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Dua Bulan Digembleng di Buleleng, Ribuan Prajurit Tamtama Resmi Jadi Prajurit TNI AD

Eka Prasetya • Kamis, 5 Februari 2026 | 07:00 WIB

 

RESMI JADI PRAJURIT: Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi saat menghadiri upacara pelantikan prajurit tamtama infanteri TNI Angkatan Darat di Secata Rindam IX/Udayana, Buleleng.
RESMI JADI PRAJURIT: Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi saat menghadiri upacara pelantikan prajurit tamtama infanteri TNI Angkatan Darat di Secata Rindam IX/Udayana, Buleleng.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Ribuan siswa calon tamtama, akhirnya resmi dilantik sebagai prajurit TNI Angkatan Darat.

Mereka sebelumnya menjalani proses pendidikan di Secata Rindam IX/Udayana yang terletak di Jalan Surapati, Kabupaten Buleleng, Bali.

Proses pendidikan Tamtama Infanteri TNI Angkatan Darat itu ditutup Kepala Staf Kodam (Kasdam) IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi. 

Upacara penutupan digelar di Lapangan Candradimuka Secata Rindam IX/Udayana, Kelurahan Banyuning, Kabupaten Buleleng, pada Rabu (4/2/2026).

Sebanyak 1.394 prajurit mengikuti upacara tersebut, menandai berakhirnya pendidikan dasar kemiliteran yang telah ditempuh selama kurang lebih dua bulan. 

Inspektur Upacara, Brigjen TNI Taufiq Hanafi yang hadir dalam upacara, turut membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). 

Dalam amanatnya, Kasad menyampaikan apresiasi kepada 21.885 mantan siswa secara nasional yang telah menyelesaikan pendidikan dan resmi dilantik sebagai Prajurit Dua (Prada) TNI AD.

Kasad menegaskan, pendidikan ini merupakan bagian dari strategi pembangunan kekuatan TNI AD untuk menjawab tantangan tugas ke depan. 

Para prajurit diharapkan mampu menjalankan tugas operasi militer sekaligus berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat, termasuk dalam penanggulangan dan pemulihan bencana alam.

Kasad juga menekankan agar bekal ilmu, kemampuan fisik, teknik, dan taktik militer yang diperoleh selama pendidikan dijadikan modal dasar pengabdian, dengan tetap berpegang pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.

Dalam pendidikan tersebut, sejumlah prajurit meraih predikat terbaik Tri Pola Dasar. Prada James Alexsander Imanuel Sinay dinobatkan sebagai Terbaik Bidang Akademik, Prada Dewa Komang Angga Saputra sebagai Terbaik Bidang Sikap dan Perilaku, serta Prada Alisco Toto sebagai Terbaik Bidang Jasmani.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman mengatakan, pendidikan tersebut menjadi wujud komitmen TNI AD dalam mencetak prajurit yang siap operasional, berdisiplin tinggi, dan memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

“Prajurit dibekali kemampuan fisik, mental, dan nilai-nilai keprajuritan sebagai fondasi utama dalam mendukung tugas pokok TNI AD, baik operasi militer maupun tugas perbantuan kepada masyarakat,” ujarnya.

Rangkaian penutupan diakhiri dengan demonstrasi kemampuan prajurit, mulai dari defile, bongkar pasang senjata, kolone senapan, simulasi halang rintang, perkelahian sangkur, bela diri taktis, hingga atraksi mountaineering. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#TNI Angkatan Darat #prajurit #tni ad #Infanteri #secata #pendidikan #bencana #Rindam IX/Udayana #siswa #tamtama