RadarBuleleng.id – Polda Bali kini tengah melakukan penyelidikan terhadap dugaan penculikan terhadap seorang pria dengan status Warga Negara Asing (WNA) asal Ukraina.
Konon WNA tersebut diculik di wilayah Kuta Selatan, Bali, pada Minggu (15/2/2026) malam.
Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Kuta Selatan namun hingga kini masih dalam tahap penyelidikan.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Ariasandy menjelaskan, laporan masuk sekitar tengah malam dari salah satu rekan korban yang menjadi saksi kejadian.
“Laporan kami terima pada 15 Februari sekitar pukul 00.00 WITA. Pelapor adalah teman korban. Peristiwa terjadi di wilayah Kuta Selatan,” ujar Ariasandy saat ditemui Selasa (24/2/2026).
Berdasarkan keterangan awal, korban berinisial IK, WNA asal Ukraina. Saat itu korban bersama dua rekannya berencana berlatih mengendarai sepeda motor di kawasan Jimbaran.
Namun di tengah perjalanan, salah satu teman korban menyadari IK dan seorang rekannya tidak lagi terlihat mengikuti dari belakang.
“Temannya kemudian mendapat informasi bahwa mereka diduga diserang oleh orang tak dikenal,” jelas Ariasandy.
Ketika kembali ke lokasi yang diduga menjadi tempat kejadian, saksi hanya menemukan sejumlah barang pribadi milik korban, seperti ponsel dan tas. Sementara korban sendiri sudah tidak berada di lokasi.
“Barang-barang korban ditemukan di tempat kejadian dan kemudian diamankan oleh rekannya sebelum dilaporkan ke polisi,” tambahnya.
Sejak laporan diterima, tim gabungan dari Polsek Kuta Selatan dan Polda Bali langsung bergerak melakukan penyelidikan.
Hingga kini, lebih dari 10 saksi telah dimintai keterangan guna mengungkap kronologi dan motif di balik peristiwa tersebut.
Meski demikian, polisi belum dapat memastikan apakah kasus ini murni penculikan yang direncanakan atau berkaitan dengan tindak kriminal lainnya.
“Kami masih mendalami apakah ada keterkaitan dengan kasus lain. Fokus kami saat ini adalah mengungkap pelaku dan memastikan keselamatan korban,” tegas Ariasandy.
Dari hasil penelusuran sementara, korban diketahui masuk ke Indonesia menggunakan visa wisatawan. Namun aparat masih mendalami detail pergerakan korban sebelum kejadian.
“Korban tercatat masuk ke Bali dengan visa turis. Kami masih memastikan secara detail rangkaian peristiwanya,” ujarnya.
Polda Bali menegaskan proses penyelidikan terus berjalan dan meminta masyarakat tetap tenang serta tidak berspekulasi. Kepolisian juga berkomitmen memberikan perkembangan terbaru seiring berjalannya proses investigasi.
“Upaya pencarian informasi yang valid terus kami lakukan agar kasus ini segera terungkap dan korban dapat ditemukan,” tutup Ariasandy. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya