radarbuleleng.id- Kematian dua warga negara asing (WNA) yang tertimbun longsor saat menginap di Villa Yeh Baat, Banjar Dinas Jatiluwih Kawan, Desa Jatiluwih, Penebel Tabanan, mengungkap fakta baru. Ternyata Villa Yeh Baat tak memiliki izin bangunan.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, Sabtu (16/3), lokasi tempat menginap dua WNA Angelina, 48, dan Luciano, 51, di Villa Yeh Baat, ternyata belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB).
Pengelola wisata di Villa Yeh Baat belum bisa menunjukkan izin persetujuan bangunan gedung (PBG) atau dulunya bernama IMB. Sebagai syarat dalam pembangunan sebuah villa.
Apalagi villa tersebut dibangun pada kawasan warisan budaya dunia (WBD). Dimana lahan persawahan yang berada di daerah Jatiluwih, tidak sembarangan dapat membangun, karena memperhitung soal pertanian berkelanjutan.
Pengelola wisata hanya bisa menunjukkan NIB (nomor induk berusaha) yang secara langsung bisa dibuat melalui online.
Kapolsek Penebel AKP I Gusti Kade Alit Murdiasa mengatakan, soal Villa Yeh Baat yang belum mengantongi izin pembangunan villa, itu bukan kapasitasnya untuk menindaklanjuti. Namun itu dibawah wewenang dinas terkait di Pemkab Tabanan.
“Yang pasti meninggal dua WNA yang tertimbun longsor penanganan kini sedang berada di Polres Tabanan,” singkatnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Komang Agus Dharmayana mengatakan tewasnya dua WNA yang tertimbun longsor di Villa Yeh Baat kini sudah ditangani pihaknya.
“Kami sudah datangi TKP, hari Senin besok (18/3) kita undang pengelola Villa untuk hadir ke Polres memberikan keterangan terkait kelengkapan administrasi mereka,” jelasnya.
Soal perizinan pembangunan villa yang tidak ada pihaknya baru mendapat informasi dari rekan-rekan media.
“Sabar dulu, bukan saya yang memiliki kapasitas untuk memberikan izin atau tidaknya,” tandasnya.
Seperti diketahui, tewasnya dua WNA tertimbun longsor sejatinya terjadi pada Kamis (14/3) sekitar pukul 04.00 pagi. Itu berdasar dari informasi yang didapat dari karyawan villa setempat.
Namun polisi mendapat kabar tewasnya dua WNA yang tertimbun longsor sekitar pukul 06.00 wita. Sehingga pihaknya ke lokasi villa untuk melakukan penanganan terhadap dua WNA yang tewas tersebut.
Proses evakuasi kedua WNA memakan waktu cukup lama.
Posisi dua WNA tersebut ditemukan tewas di atas kasur berselimut kain putih, tanpa mengenakan busana apapun. ***
Editor : Donny Tabelak