Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Heboh, WNA Asal Prancis yang Tersesat di Gunung Batukaru Belum Ditemukan

Juliadi Radar Bali • Kamis, 29 Agustus 2024 | 16:05 WIB
Tim gabungan dari Basarnas, Polsek Pupuan, BPBD Tabanan dan relawan yang melakukan pencarian terhadap WNA Prancis yang hilang di Gunung Batukaru.
Tim gabungan dari Basarnas, Polsek Pupuan, BPBD Tabanan dan relawan yang melakukan pencarian terhadap WNA Prancis yang hilang di Gunung Batukaru.

TABANAN, radarbuleleng.id- Tim gabungan dari Basarnas, Polsek Pupuan, BPBD Tabanan, relawan dan masyarakat Desa Pujungan masih melakukan pencarian terhadap remaja WNA bernama Txibo, 14 yang tersesat saat mendaki di Gunung Batukaru Tabanan. 

Hingga Rabu kemarin (28/8) remaja asal Prancis ini belum berhasil ditemukan. Kendati pencarian tim gabungan difokuskan pada lokasi tersesatnya korban. 

Kapolsek Pupuan AKP I Wayan Suardiba mengatakan, proses pencarian dilakukan terhadap korban WNA belum membuahkan hasil.

Tim gabungan berencana melakukan pencarian Kamis besok (29/8) kembali.

"Jadi ini sampai pukul 19.00 masih nihil hasil. Karena sudah malam pencarian besok dilanjutkan kembali," ujar AKP Suardiba.   

Ia menjelaskan tim gabungan yang melakukan pencarian terhadap remaja WNA bernama Txibo tersebut terfokus pada lokasi titik tersesatnya korban. 

Yakni mulai dari jalur pendakian korban dan posisi jalur turun dari korban Mrs. Sooman saat mendaki di Gunung Batukaru.

Termasuk penyisiran pencarian dilakukan pada wilayah Karyasari. "Tapi sampai saat ini nihil hasil," ucapnya.  

Sejauh ini dari laporan di lapangan tim gabungan belum berhasil mengetahui posisi titik awal berpisahnya korban bersama orang tuanya dan dua saudara saat mendaki di Gunung Batukaru. Pasalnya mereka turun mendaki berpisah saat malam hari. 

"Mudah-mudah korban remaja WNA yang tersesat ini ada petunjuk keberadaan. Sehingga kami mudah melakukan pencarian," pungkasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya WNA bernama Txibo tersesat di Gunung Batukaru setelah mencoba melakukan pendakian di Gunun Batukaru Tabanan yang memiliki ketinggian 2.276 Mdpl. 

Txibo melakukan pendakian bersama orang tuanya Mrs. Sooman, 45, dan dua saudaranya  Rafael, 12, dan Lucas, 17. Pendakian dilakukan pada Minggu (25/8) sekitar 10.00 wita. 

Mrs. Sooman bersama tiga putranya naik mendaki ke Gunung Batukaru melalui Pura Malen Desa Pujungan, Pupuan yang diantar oleh driver I Gusti Ngurah Kusuma Putra, 32. 

Keempat WNA asal Prancis itu berencana turun lewat jalur pendakian wilayah Kecamatan Penebel.

Ia pun lantas menyuruh drivernya untuk menunggu di daerah Penebel, karena ia memprediksi turun sampai wilayah Penebel sekitar pukul 18.00 wita. 

Namun sayangnya hingga Minggu malam sekitar pukul 22.00 wita, WNA tersebut belum juga kembali dan akhirnya driver melapor ke Polsek Penebel.

Esok harinya Senin (26/8) sekitar pukul 09.00 wita, aparat kepolisian menerima informasi dari Bhabinsa Wangaya Gede, bahwa Mrs. Sooman telah tiba di Penebel bersama anaknya Rafael.

Sedangkan dua anaknya Lucas dan Txibo masih terpisah tersesat saat turun di jalur.

Sekitar pukul 11.30 wita kembali didapat informasi bahwa Lucas berhasil turun di jalur pendakian di daerah Karyasari.

Sementara Txibo putra kedua dari WNA itu masih tersesat dan sampai sampai ini belum berhasil ditemukan meski telah dilakukan pencarian oleh tim gabungan. ***

Editor : Donny Tabelak
#Pendaki Tersesat #gunung batukaru #polsek pupuan #WNA Prancis