RadarBuleleng.id - Sebuah pohon beringin yang tumbuh di areal Pasar Badung, tumbang pada Minggu (25/8/2024) lalu.
Pohon itu ternyata menimpa Anak Agung Ayu Lakshmi Devi, 9, seorang anak yang saat itu kebetulan tengah melintas.
Akibat peristiwa tersebut, anak tersebut tidak sadarkan diri. Dia kemudian dilarikan ke RS Prof. Ngoerah di Sanglah.
Baca Juga: BPBD Catat 20 Peristiwa Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang, DLH Lakukan Pemangkasan Pohon
Setelah mengalami koma selama seminggu penuh, anak tersebut dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (1/8/2024).
Korban disebut mengalami pendarahan pada batang otak. Tim medis sempat melakukan operasi untuk menghentikan pendarahan.
Hanya saja, korban mengalami bengkak pada batang otak. Padahal pendarahan yang dialami telah berhenti.
Pemkot Denpasar mengklaim akan mengupayakan asuransi untuk keluarga korban. Karena peristiwa itu merupakan kecelakaan.
Baca Juga: Amor Ing Acintya. Niat Cegah Keponakan Bunuh Diri, Pria di Bali Justru Meninggal Terjatuh dari Pohon
Kabid Tata Lingkungan dan Pertamanan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Denpasar, Ida Ayu Widhiyanasari mengatakan, pemerintah telah mengasuransikan pohon.
Apabila ada yang meninggal dunia akibat tertimpa pohon perindang yang dirawat DLHK Denpasar, maka akan mendapat asuransi sebesar Rp 15 Juta.
”Nanti kami komunikasikan dengan pihak asuransi,” katanya.
Asal tahu saja, pohon beringin di Pasar Badung tumbang pada Minggu (25/8/2024) sekitar pukul lebih pukul 15.30.
Pohon tumbang perlahan, saat warga tengah latihan menari di pura. Diduga pohon itu tumbang akibat akarnya yang sudah lapuk. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya