RadarBuleleng.id - Aksi Warga Negara Asing (WNA) di Bali kian mengkhawatirkan. Tingkahnya pun beraneka ragam.
Terbaru, seorang WNA asal Ukraina ditangkap gara-gara memproduksi konten dewasa dari salah satu villa yang ada di Ubud, Bali.
WNA itu diketahui bernama Valeriia Reviakina, 24. Konten-konten yang diproduksi kemudian diunggah ke situs dewasa P*rnH*b dengan nama akun @mrsdoberXXX.
Terbaru WNA itu membuat sebuah konten berdurasi 5 menit 30 detik itu di salah satu villa yang ada di Ubud.
Dalam video tersebut, dia tampak melakukan adegan memuaskan dirinya sendiri. Kuat dugaan ada orang lain yang membantu proses perekaman gambar.
Pihak Imigrasi yang mendapat laporan tersebut, langsung melakukan profiling terhadap WNA itu.
Hasilnya tim dari Kantor Imigrasi Denpasar menangkap WNA itu di Villa Rice Field Sayan, Ubud, pada Sabtu (14/9/2024) pekan lalu.
Tim juga mengamankan sejumlah bukti, baik itu ponsel, hingga mainan dewasa. WNA itu juga tidak menampik bila memproduksi konten dewasa di Bali.
Dari hasil pemeriksaan Imigrasi, WNA itu mengantongi visa sebagai investor. Sebelum ditangkap, dia sudah bersiap-siap angkat kaki dari Indonesia.
Kepala Subbagian Humas, Reformasi Birokrasi dan Teknologi Informasi Imigrasi, I Nengah Sukadana membenarkan penangkapan itu.
"Benar ada, tapi saya konfirmasi dulu," ujarnya singkat.
Asal tahu saja, hingga kini Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali telah melakukan deportasi terhadap 378 orang WNA.
Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2023 yang mana saat itu hanya ada 335 orang WNA yang menjalani proses deportasi.
Aksi para WNA yang berulah di Bali pun mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah saat ini telah melakukan konsolidasi untuk merombak tata kelola pariwisata di Bali.
Luhut menyebut, pemerintah akan menyeleksi kedatangan wisatawan asing ke Bali. Ia mengancam bakal memasukkan para WNA itu dalam daftar hitam alias blacklist seumur hidup.
“Kehilangan 5.000 turis yang bermasalah tidak apa-apa, tapi turis berkualitas akan datang,” tegasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya