Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Amor Ring Acintya, Lansia 70 Tahun Tewas Saat Timba Air di Sumur

Francelino Junior • Jumat, 8 November 2024 | 04:05 WIB
Petugas mengevakuasi jenazah Ni Luh Sri Subakti dari sumur. Ia diperkirakan meninggal terjatuh saat menimba air di dalam sumur yang ada di rumahnya, sekitar 4 hari lalu.
Petugas mengevakuasi jenazah Ni Luh Sri Subakti dari sumur. Ia diperkirakan meninggal terjatuh saat menimba air di dalam sumur yang ada di rumahnya, sekitar 4 hari lalu.

SINGARAJAradarbuleleng.id- Seorang wanita lanjut usia (lansia), bernama Ni Luh Sri Subakti, 70, ditemukan mengambang di dalam sumur di rumahnya di Jalan Surapati Nomor 57, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng.

Korban diduga sudah meninggal sejak 4 hari yang lalu, sebelum ditemukan.

Penemuan ini menghebohkan masyarakat Buleleng yang melintasi Jalan Surapati, bahkan sempat membuat jalan provinsi itu macet. 

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Made Agus Dwi Wirawan dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa ini awalnya diketahui oleh saksi Nyoman Subudiyasa, 55, yang dihubungi oleh ojek yang sering mengantarkan makanan kepada korban, yaitu Ketut Ardi.

Dalam laporan Ardi pada Kamis (7/11) pukul 10.30 Wita, rumah korban dalam keadaan tertutup dan saat dipanggil tidak pernah ada jawaban.

Karena itu, saksi Subudiyasa kemudian datang ke lokasi dan membuka pintu rumah, namun ia sudah mencium bau busuk.

Karena takut, Subudiyasa lalu menghubungi saksi Ni Nyoman Sukreni, 53, untuk datang ke TKP.

Tapi karena takut juga, saksi Sukreni kemudian menghubungi saksi Kadek Sukma Jayanti, 31. 

Saat dalam perjalanan, saksi Sukreni meminta agar saksi Sukma mengajak juga pamannya yaitu Saryasa, 60, untuk menuju ke rumah yang berada tepat di pinggir Jalan Raya Singaraja-Amlapura itu.

Diketahui kalau semua saksi beralamat di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Sesampai di lokasi, mereka semua kemudian bersama-sama masuk ke dalam rumah dan mencari tahu penyebab bau busuk.

Bahkan mereka mencari tahu juga sampai ke loteng, namun tidak ditemukan penyebab baunya.

”Namun ketika melihat ke dalam sumur, mereka melihat korban sudah mengambang dan dalam keadaan tidak bernyawa. Menurut keluarga, korban mengalami gangguan penglihatan, katarak,” ujar Kompol Agus Dwi pada Senin (7/11) petang.

Atas penemuan itu, keluarga lalu menghubungi pejabat setempat untuk dihubungkan dengan pihak kepolisian, guna penanganan lebih lanjut.

Polisi lalu datang bersama dengan BPBD Buleleng, Basarnas Bali wilayah Buleleng, hingga Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng untuk melakukan evakuasi.

Polisi menduga korban terjatuh ke dalam sumur sedalam 10 meter dengan lebar 1 meter, saat menimba air sumur.

Namun karena tidak segera mendapatkan pertolongan, sehingga korban meninggal dunia.

Dari hasil pemeriksaan medis, jenazah lansia itu tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, hanya ditemukan tanda pembusukan berupa perubahan warna kulit dan pembengkakan pada anggota tubuh.

”Berdasarkan pemeriksaan medis, korban diperkirakan sudah meninggal 4 hari atau lebih,” pungkas Kapolsek Kota Singaraja itu.***

Editor : Donny Tabelak
#lansia tewas #jatuh ke sumur #damkar buleleng #Polsek Kota Singaraja