radarbuleleng.id- Kabar mengejutkan datang dari Lapas Kerobokan. Margriet Christina Megawe, narapidana yang menjalani hukuman seumur hidup di Lembaga Pemasyarakatan perempuan Kelas II A Kerobokan meninggal dunia.
Sekadar diketahui, Margriet terlibat kasus pembunuhan sadis anak angkatnya sendiri, Angeline Megawe.
Margriet tutup usia di Rumah Sakit pada Jumat 6 Desmeber 2024 sekitar pukul 03.30.
Kepala Lapas Perempuan Kelas II A Kerobokan Ni Luh Putu Andiyani menyebutkan bahwa Lapas telah berupaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk narapidana, sesuai dengan standar yang berlaku.
"Almarhum memiliki riwayat gagal ginjal kronis stadium V dan rutin cuci darah 2 kali seminggu," jelas Andiyani.
Dijelaskan lebih lanjut, bahwa kesehatan almarhum selalu dipantau mengingat penyakit kronis yang di deritanya yakni dokter Lapas, dr. Ida Ayu Sri Indra Laksmi.
Meskipun telah mendapatkan pengobatan, kondisi kesehatannya terus menurun dalam beberapa waktu terakhir.
Pihak Lapas juga memastikan bahwa proses pemulasaraan jenazah dilakukan sesuai dengan prosedur, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga almarhum untuk proses pemakaman.
"Almarhum ditahan selama 9 tahun 5 bulan 22 hari, sejak 14 Juni 2015. Kami turut berduka cita atas meninggalnya almarhum," pungkas Andiyani.***
Editor : Donny Tabelak