Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Bandara Ngurah Rai di Peringkat 74 Dunia, AHY Sebut Bisa Tingkatkan Kapasitas

Marsellus Nabunome Pampur • Sabtu, 25 Januari 2025 | 14:35 WIB
AHY saat meresmikan jembatan penyeberangan orang di terminal kedatangan domestik Bandara Ngurah Rai, Kamis (23/1) kemarin.
AHY saat meresmikan jembatan penyeberangan orang di terminal kedatangan domestik Bandara Ngurah Rai, Kamis (23/1) kemarin.

Radarbuleleng.jawapos.com- Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infra), Agus Harimurti Yudhoyono menyebutkan, jika Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai bisa melayani penumpang sebanyak 32 juta per tahun.

Hal ini disampaikannya saat mengunjungi dan meninjau sejumlah infrastruktur baru di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kamis (23/1).

Salah satunya adalah jembatan penyeberangan orang dari terminal kedatangan domestik menuju areal parkiran.

Dalam kesempatan itu, AHY mengungkap, bahwa bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tak hanya menjadi wajah Bali di mata dunia, tetapi juga menjadi wajah negara Indonesia.

Dia menjelaskan, tahun 2024 lalu, ada kurang lebih 24 juta orang masuk dan keluar Bali melalui bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Dari jumlah ini sebagian besar merupakan mancanegara.

”Kami sepakat bahwa ke depan bandara I Gusti Ngurah Rai kita tingkatkan kapasitas, aksesnya dan kita cari solusi untuk kemacetan setelah keluar dari bandara ini," katanya dalam peresmian jembatan penyeberangan tersebut. 

Dengan adanya perbaikan kapasitas dan infrastruktur, dia berharap agar masyarakat Bali mendpaatkan manfaatnya.

Lebih jauh, bandara Ngurah Rai menurutnya termasuk bandara yang paling sibuk di Indonesia setelah Soekarno Hatta.

Sehingga potensi Bandara Ngurah Rai sebagai gerbang pariwisata nasional di Mancanegara juga bisa menopang Bali yang merupakan tulang punggung pariwisataa Indonesia. 

Dia mengatakan, bahwa kedepannya kapasitas bandara I Gusti Ngurah Rai perlu ditambah lagi.

”Kita berharap dengan mengoptimalkan apa yang sudah ada, meningkatkan kapasitas bandara tanpa harus membangun terlalu banyak terminal, juga memperkuat sistem manajemennya dengan digitalisasi, AI, data driven policy making-nya juga dilakukan dengan baik. Sehingga dapat meningkatkan kapasitas hingga 32 juta penumpang per tahun. Ini yang kita kejar seiring dengan peningkatan jumlah wisatawan dalam maupun luar negeri," bebernya.

Dia mengatakan, berdasarkan data Sky Trax, bandara Soekarno Hatta berada di posisi 28 sebagai bandara terbaik dunia.

Posisi ini naik 15 peringkat dari tahun sebelumnya. Sehingga ke depannya Soekarno Hatta ditargetkan masuk 10 besar bandara terbaik dunia.

Sementara itu, bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai masuk peringkat 74 sebagai bandara terbaik dunia. Posisi ini naik 6 peringkat dari tahun sebelumnya.

”Artinya kalau kita serius dan sungguh-sungguh, kita bisa kejar peningkatan peringkat tadi. Karena seperti bandara-bandara kelas dunia di berbagai negara yang maju tadi, mereka juga berawal dari nol, dari perbaikan dan penyempurnaan. Artinya kita gak boleh kalah upayanya," pungkasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#indonesia #Kemenko Infrastruktur #bandara ngurah rai #agus harimurti yudhoyono