MANGUPURA, Radarbuleleng.jawapos.com- Seorang pria pensiunan Polri berinisial IMRS, 60, ditemukan tewas di pantai Berawa depan Finns Beach Club, Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Jumat (7/3) sekitar pukul 10.00 WITA.
Informasi yang dihimpun, jenazahnya ditemukan oleh WNA yang sedang bermain selancar.
Pria yang merupakan pensiunan polisi tersebut diduga kuat tewas karena terseret arus.
"Kabar yang beredar korban pensiunan polisi," beber sumber petugas.
Kasi Humas Polres Badung Ipda Putu Sukarma membenarkan kejadian tersebut.
Diterangkan, peristiwa nahas ini bermula ketika saksi berinisial FM, 31, sedang berada di warung dekat tempat kejadian perkara (TKP). Tiba-tiba, dia mendengar teriakan "Help" dari pemain selancar.
Hanya saja, pria itu sempat tidak menggubris teriakan tersebut. Ia tak menghiraukan teriakan WNA peselancar tersebut karena biasanya WNA yang sedang berselancar memang teriak-teriak supaya tidak saling bertabrakan.
Tak berselang lama, FM dan temannya melihat ada WNA membawa papan selancar dari tengah laut ke tepi pantai.
"Di atas papan selancar terdapat orang yang menjadi korban, saksi dan temannya langsung menghampiri," jelas Jubir Polres Badung mengutip keterangan saksi.
Korban saat itu memang sudah tidak sadarkan diri.
Walaupun demikian, jantungnya disebut masih berdetak, sehingga WNA tersebut memberikan pertolongan pertama dengan cara memompa dadanya.
Sayangnya, tidak membuahkan hasil. Lalu datang petugas Balawista atau lifeguard untuk memberikan tindakan resusitasi jantung paru (CPR).
Hanya saja, upaya tersebut juga belum bisa menyadarkannya. Lalu pensiunan polisi beralamat KTP di Desa Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah tersebut dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Garbamed, Jalan Raya Kerobokan, Lingkungan Jambe, Kuta Utara.
Pria yang berasal dari Desa Penarungan, Mengwi, Badung ini sempat mendapatkan penanganan di sana. Namun pada akhirnya, tim dokter menyatakan IMRS telah meninggal dunia.
"Hasil pengecekan dokter yaitu, dari bagian wajah sampai leher korban kebiruan," ungkapnya.
Pergerakan tidak ada, nadi tidak ada, pupil mata tidak ada respons, ekstremitas, keempat anggota gerak dingin, CRT lebih dari 2 detik, suara jantung dan napas negatif. Kemudian dilakukan EKG dan hasilnya flat di semua lead.
Sementara itu, hasil pemeriksaan tim identifikasi Polres Badung yakni, korban mengenakan celana pendek berwarna biru, pada mulut mengeluarkan busa, hidung mengeluarkan cairan, kemaluan mengeluarkan cairan, dubur tidak mengeluarkan cairan.
“ Pada tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan dan tidak ada lebam mayat," tandasnya. Kepolisian pun menyelidiki penyebab IMRS meninggal.
"Apakah korban memang terseret arus atau tenggelam, atau kemungkinan penyebab lainnya masih kami dalami. Kuat dugaan terseret arus," tuturnya.***
Editor : Donny Tabelak