Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Khawatir Macet di Pelabuhan Gilimanuk, Pria Ini Lebih Dulu Mudik ke Jawa

Muhammad Basir • Senin, 17 Maret 2025 | 20:05 WIB
Seorang pemudik asal Jember yang akan keluar Bali dari Pelabuhan Gilimanuk, Minggu (16/33) kemarin.
Seorang pemudik asal Jember yang akan keluar Bali dari Pelabuhan Gilimanuk, Minggu (16/33) kemarin.

NEGARA, Radarbuleleng.jawapos.com- Meski hari raya Idul Fitri masih dua pekan lagi, sudah ada pemudik yang mendahului pulang ke kampung halamannya.

Pemudik mendahului pulang karena khawatir terjebak antrean panjang jika pulang mendekati lebaran, apalagi hampir bersamaan dengan hari Raya Nyepi.

Pemudik yang lebih dulu meninggalkan Bali, umumnya pekerja informal dan wiraswasta yang tidak terikat dengan jam kerja dan aturan libur instansi atau perusahaan. Pekerja informal lebih bebas menentukan jadwal mudiknya.

Salah satunya Sofyan, warga asal Jember, Jawa Timur. Pekerja wiraswasta ini, lebih dulu mudik karena sudah memprediksi terjadinya macet jika mendekati lebaran karena bersamaan dengan libur Nyepi.

”Pulang dulu, mau mempersiapkan rumah dan kebutuhan hari raya di rumah,” ujarnya, di Pelabuhan Gilimanuk, Minggu (16/3).

Pada musim mudik Idul Fitri mendatang, karena hampir bersamaan dengan Hari Raya Nyepi, diharapkan pemudik lebih cepat mudik. Tidak menunggu sampai mendekati Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.

”Harapan kami pemudik lebih cepat lebih baik, karena kalau sudah mendekati Hari Raya Nyepi kami prediksi sudah mulai padat,” ujar Manajer Usaha Pelabuhan Gilimanuk Ryan Dewangga.

Menurutnya, pemudik diprediksi mulai meningkat pada Minggu (23/3) mendatang. 

Khawatir Macet di Pelabuhan Gilimanuk, Pemudik Ini Lebih Dulu Mudik ke Jawa

Diharapkan mulai akhir pekan ini, Jumat (21/3) sudah mulai banyak pemudik yang meninggalkan Bali hingga sebelum pengerupukan Ogoh-ogoh.

”Jangan sampai nanti malam pengerupukan malah pulang, terjebak macet di jalan dan antrean di Pelabuhan," ungkapnya.

Pihaknya mengharapkan pemudik lebih dulu, karena akan ada penutupan penyeberangan selama 24 jam pada Hari Raya Nyepi.

Pelabuhan Ketapang, penutupan muali Jumat (28/3) pukul 17.00 WIB hingga Minggu (30/3) pukul 06.00 WIB.

Sedangkan di Pelabuhan Gilimanuk, penutupan pelayanan muali Sabtu (29/3) pukul 05.00 WIB, hingga Minggu (30/3) pukul 06.00 WITA.***

Editor : Donny Tabelak
#mudik #idul fitri #pelabuhan gilimanuk