RadarBuleleng.id – Insiden memilukan kembali terjadi di Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Petang, Badung, Bali, kemarin (3/4/2025).
Seorang perempuan muda berinisial IKMS, 21, yang diduga berasal dari Buleleng, ditemukan meninggal dunia di dasar jurang jembatan tertinggi di Bali itu.
Ia diduga nekat melakukan ulah pati dengan cara melompat dari jembatan tersebut.
Korban datang ke lokasi dengan mengendarai sepeda motor Honda PCX. Seorang warga yang kebetulan melintas sempat melihat perempuan berambut pendek itu duduk termenung di tepi jembatan menjelang pukul 18.00 WITA.
Tak lama kemudian, sepeda motor korban terlihat terparkir tanpa pemiliknya. Warga yang curiga langsung melakukan pencarian.
Dugaan terburuk pun jadi kenyataan: tubuh IKMS ditemukan tak bernyawa di dasar jurang, dengan luka-luka serius akibat jatuh dari ketinggian puluhan meter.
Penemuan ini sontak menghebohkan warga sekitar, mengingat lokasi tersebut belum lama ini juga menjadi saksi bisu kasus serupa yang melibatkan seorang anggota kepolisian.
Kapolsek Petang, AKP I Nyoman Arnaya, membenarkan peristiwa tersebut.
“Korban benar berinisial IKMS, lahir pada Mei 2003. Kasusnya sedang kami dalami,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (4/4/2025).
Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, seorang warga secara tak sengaja merekam momen ketika korban duduk di trotoar jembatan, tampak murung dan diduga menangis. Video tersebut menjadi bukti penting dalam penyelidikan awal polisi.
“Motifnya masih belum diketahui dan kami terus melakukan pendalaman,” lanjut AKP Arnaya.
Tim dari Polsek Petang bersama petugas medis dari Puskesmas Plaga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal terhadap jenazah korban.
Hasil pemeriksaan menunjukkan sejumlah luka parah, termasuk patah tulang di lengan dan kaki kiri, memar di perut dan dada, serta pendarahan dari mata dan hidung.
Jenazah IKMS kemudian dievakuasi ke RSUD Mangusada, Mengwi, menggunakan mobil dari Bhuana Bali Rescue.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian terhadap kesehatan mental, terutama di kalangan anak muda.
Warga diimbau untuk lebih peka terhadap orang-orang di sekitar mereka, agar tragedi serupa tidak kembali terulang. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya