Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Fasum Perumahan Griya Multi Jadi Sanggulan Dijadikan Bak Sampah Beton, Puluhan Warga Protes Minta Direlokasi karena Cemari Lingkungan

Donny Tabelak • Senin, 21 April 2025 | 17:14 WIB
Tumpukan sampah di Perumahan Griya Multi Jadi Sanggulan, Tabanan, yang diprores warga setempat karena mencemarkan lingkungan.
Tumpukan sampah di Perumahan Griya Multi Jadi Sanggulan, Tabanan, yang diprores warga setempat karena mencemarkan lingkungan.

Radarbuleleng.jawapos.com- Keberadaan bak sampah beton di lahan yang harusnya dijadikan fasilitas umum (Fasum) Taman, membuat puluhan warga Perumahan Griya Multi Jadi, Sanggulan, Tabanan, Bali, resah.

Sampah terlihat menggunung dan mengeluarkan bau tak sedap.

Puluhan warga Perumahan Griya Multi Jadi, Sanggulan, Tabanan, Bali, khususnya yang berada dekat bak sampah dibuat tak nyaman. Pasalnya, sampah perumahan menumpuk tinggi, mengeluarkan bau tak dedap hingga meluber ke jalan.

“ Masalah sampah di Perumahan Griya Multi Jadi, Sanggulan, ini menyebabkan pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan, dan estetika. Sampah perumahan yang tidak dikelola dengan baik mencemari tanah dan air, menjadi sarang hama penyakit serta mengganggu keindahan lingkungan,” kata Adrian Pah, 48, perwakilan puluhan warga yang menolak adanya pembangunan bak sampah beton di atas fasum perumahan tersebut.

Pria yang berprofesi sebagai musisi bersama puluhan warga di sekitar area bak sampah sudah menyampaikan surat keberatan yang ditujukan kepada Kepala Lingkungan Perumahan Griya Multi Jadi Sanggulan.

“ Terkait masalah sampah yang bau dan meluber ke jalan, kami 40-an warga perumahan tegas menolak keberadaan bak sampah beton tersebut yang berjarak sangat dekat dengan rumah kami, “ kata Adrian Pah, Sabtu lalu (19/4/2025).

Warga Bali keturunan NTT (Nusa Tenggara Timur), ini bersama puluhan warga setempat mengatakan, penumpukan sampah di perumahan dapat menjadi tempat berkembang biak hama penyakit seperti tikus, lalat, dan nyamuk, yang dapat menyebarkan penyakit. 

Adrian Pah, warga Perumahan Griya Multi Jadi, Sanggulan, Tabanan, Bali, di bak sampah perumahan. Ia bersama puluhan warga lainnya meminta bak sampah tersebut ditutup karena mencemari lingkungan.
Adrian Pah, warga Perumahan Griya Multi Jadi, Sanggulan, Tabanan, Bali, di bak sampah perumahan. Ia bersama puluhan warga lainnya meminta bak sampah tersebut ditutup karena mencemari lingkungan.

“ Karena sampah ini sudah menganggu, kami warga menyatakan bahwa bak sampah tersebut harus ditutup atau direlokasi karena terjadianya penumpukan yang sudah meluber dan mengambil tempat fasum taman,” tegasnya.

Puluhan warga yang rumahnya berdekatan dengan bak sampah tersebut, mengusulkan agar Kepala Lingkungan bekerjasama dengan pihak pengelolah sampah Lingkungan Sanggulan Anyar agar sampah rumah tangga diambil di setiap rumah warga masing-masing.

Adrian Pah mengatakan, masalah sampah ini sudah sempat ia bersama puluhan warga perumahan menghubungi anggota DPRD Tabanan, Putu Yuni Widyadnyani alias Bu Nuning.

“ Bu Nuning saat itu menyatakan akan ditindaklanjuti dan sudah melapor ke Bupati Tabanan terkait masalah bak sampah tersebut. Beliau juga akan berkoordinasi dengan pengurus Perumahan Griya Multi Jadi,” tandasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#ntt #DPRD Tabanan #musisi #pencemaran lingkungan #fasilitas umum #sanggulan #bupati tabanan #sampah #perumahan #fasum