Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Sampah Sehari Tembus 100 Ton, DLH Tabanan Prediksi Volume Sampah Meningkat Saat Hari Raya Galungan

Juliadi Radar Bali • Selasa, 22 April 2025 | 19:05 WIB
Suasana pembuangan sampah di TPA Mandung, Desa Sembung Gede Kerambitan, Tabanan.
Suasana pembuangan sampah di TPA Mandung, Desa Sembung Gede Kerambitan, Tabanan.
 
Radarbuleleng.jawapos.com- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan memprediksi akan terjadi peningkatan jumlah volume sampah saat Hari Raya Galungan nanti.
 
Peningkatan volume sampah mencapai 10-15 persen. Dimana peningkatan volume sampah yang akan menuju TPA Mandung sebagian besar adalah sampah sisa hari raya. Seperti banten dan sampah sisa sarana upacara lainnya. 
 
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) I Gusti Putu Ekayana, Senin kemarin (21/4). 
 
Ekayana mengatakan, mengantispasi peningkatan volume sampah hari raya Galungan itu, pihaknya tetap menyiagakan sejumlah petugas kebersihan. Dengan jadwal yang sudah ditentukan secara reguler. 
 
"Petugas kebersihan saat Hari raya galungan tetap bekerja tidak ada libur. Hanya yang kami kondisikan adalah tim antar atau pengangkut sampah, tim perabas dan tim penyisir," ungkap Ekayana.  
 
Tim-tim ini bergerak menyisir sejumlah lokasi-lokasi khusus wilayah Kota Tabanan dan jalur-jalur utama yang sekiranya akan mengalami volume penumpukan sampah hari raya.
 
Tim inilah langsung melakukan penanganan sampah dengan langsung mengangkut sampah ke TPA. Tim-tim ini akan diatur jam kerjanya
 
"Petugas dan kebersihan dan tim-tim ini berjumlah sekitar 43 orang, kami siapkan," ucapnya.
 
Ekayana menjelaskan saat ini rata-rata volume sampah di Tabanan yang akan dibuang menuju TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan mencapaii 100-110 ton setiap harinya. 
 
Sebenarnya volume sampah ini bisa dikurangi dengan catatan masyarakat bisa melakukan pemilihan secara mandiri, sehingga sampah yang terbuang ke TPA hanya residu saja. Kemudian aktifnya seluruh TPS3R yang sudah terbangun di Tabanan.   
 
"Hal ini yang sedang kami maksimal di Tabanan agar volume sampah yang menuju TPA dapat berkurang," bebernya.  
 
Khusus Hari Raya Galungan peningkatan volume sampah diperkirakan naik berkisar 10-15 persen, karena sampah berasal dari sisa upacara disetiap rumah tangga dan upacara di Pura dan tempat ibadah lainnya. Justru saat hari raya sampah pasar berkurang. 
 
"Kalau saat Galungan pasti itu sampah sisa upacara yang paling banyak," tandasnya.***
 
 
 
Editor : Donny Tabelak
#dinas lingkungan hidup #galungan #sampah hari raya #tpa mandung #TPS3R