Radarbuleleng.jawapos.com- Jumlah angkatan kerja di Bali pada Februari 2025 tercatat sebesar 2,74 juta orang.
Hal itu berdasarkan data resmi yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Senin (5/5).
Kepala BPS Provinsi Bali, Agus Gede Hendrayana Hermawan menjelaskan, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) tercatat sebesar 77,40 persen.
”Jumlah ini meningkat 0,03 persen poin dibandingkan periode Februari 2024," katanya di Denpasar, Senin (5/5).
Dia menjelaskan, pada Februari 2025, jumlah penduduk yang bekerja tercatat sebanyak 2,69 juta orang. Jumlah ini meningkat 31,22 ribu orang dibandingkan kondisi Februari 2024.
Lalu, lapangan usaha pengangkutan dan pergudangan, penyediaan akomodasi dan makan minum, serta perdagangan besar dan eceran merupakan lapangan usaha dengan peningkatan penyerapan tenaga kerja tertinggi.
Dari sektor usaha pengangkutan dan pergudangan tercatat 7,93 ribu orang, sektor penyedia akomodasi dan makan minum sebanyak 7,83 ribu orang, dan dari sektor perdagangan besar dan eceran sebanyak 5,30 ribu orang.
Dia melanjutkan, dibandingkan Februari 2024, persentase setengah pengangguran meningkat 0,16 persen poin menjadi 2,26 persen, sementara pekerja paruh waktu tercatat 23,87 persen, turun 2,98 persen poin.
”Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Bali pada Februari 2025 tercatat sebesar 1,58 persen, turun 0,21 persen poin dibandingkan Agustus 2024 dan turun 0,29 persen poin dibandingkan Februari 2024," bebernya.
Sementara itu, proporsi penduduk yang bekerja pada kegiatan formal mengalami peningkatan pada periode Agustus 2024 hingga Februari 2025, utamanya didorong oleh meningkatnya pekerja dengan status buruh, karyawan atau pegawai.
”Pekerja berpendidikan SD ke bawah masih mendominasi pasar kerja Bali pada Februari 2025, dengan persentase mencapai 28,75 persen atau sebanyak 774,46 ribu orang," tandasnya.***
Editor : Donny Tabelak