Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Amor ing Acintya. TKI Asal Bali Kembali Meninggal saat Merantau. Kali ini Karyawan Spa di Kazakhstan

Muhammad Basir • Kamis, 29 Mei 2025 | 19:26 WIB

 

Ilustrasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI)
Ilustrasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI)

RadarBuleleng.id – Kabar duka kembali menyelimuti keluarga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Jembrana, Bali.

Ni Putu Dari Widiantari, 37, Warga Banjar Munduk Anggrek Kaja, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, dikabarkan meninggal dunia akibat stroke di Kazakhstan, Senin (26/5/2025) waktu setempat.

Kabar wafatnya Widiantari dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan, Produktivitas, dan Transmigrasi (P3T) pada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Jembrana, I Putu Agus Arimbawa. Menurutnya, informasi tersebut telah diverifikasi oleh pihak kedutaan.

Widiantari merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Grand Thai Spa, Kota Aktau, Kazakhstan. Ia mengalami serangan stroke pada 21 Mei 2025. 

Saat dilarikan ke rumah sakit, tekanan darahnya tercatat mencapai 200. Melihat kondisi darurat tersebut, pihak rumah sakit langsung menghubungi keluarga untuk meminta persetujuan tindakan operasi.

Meski operasi berhasil dilakukan, kondisi Widiantari tak kunjung membaik. Ia tetap dalam kondisi tidak sadar. Hingga lima hari kemudian, tim medis menyatakan fungsi otaknya sudah tidak aktif dan secara medis dinyatakan meninggal dunia.

“Kami sudah berkoordinasi dengan KBRI di Kazakhstan dan juga BP3MI (Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia) untuk proses penanganan pemulangan jenazah,” ujar Arimbawa.

Ia menambahkan, Widiantari berangkat ke Kazakhstan secara prosedural, meskipun tidak melalui agen resmi. Namun demikian, perusahaan tempat almarhumah bekerja menyatakan kesediaannya untuk memfasilitasi proses pemulangan jenazah ke Tanah Air.

Dengan meninggalnya Widiantari, jumlah PMI asal Jembrana yang meninggal di luar negeri sepanjang 2025 bertambah menjadi lima orang. Sebelumnya, beberapa PMI asal Jembrana juga dilaporkan meninggal di Jepang dan saat ini proses pemulangannya masih berlangsung. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #rumah sakit #stroke #jembrana #tki #kazakhstan #spa #pekerja migran indonesia #tenaga kerja