Kapolri Tinjau SPPG Polda Bali, Pastikan Dukung Program Makan Bergizi Gratis Pemerintah
Andre Sulla• Rabu, 18 Juni 2025 | 13:06 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., didampingi Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya, S.H., S.IK., M.Si., di Denpasar, Senin (16/6) kemarin.
Radarbuleleng.jawapos.com- Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., melakukan peninjauan langsung ke Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Bali, Senin (16/6) kemarin.
Ini dilakukan sebagai komitmen Polri dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Untuk diketahui, SPPG Polri sendiri merupakan wujud dukungan nyata terkait dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Saya mengecek langsung seluruh kesiapan SPPG Polda Bali. Tentunya hal ini untuk mendukung program Asta Cita dari Bapak Presiden," kata kapolri dalam sambutan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri Listyo Sigit didampingi Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya, S.H., S.IK., M.Si., beserta Forkopimda dan jajaran Polri meninjau sejumlah fasilitas SPPG Polda Bali. Di antaranya, sarana transportasi pengantaran makanan MBG.
Lalu, ruang penerima bahan baku, gudang basah, gudang kering, ruang pendingin, tempat alat masak, ruang alat cuci, loker petugas SPPG dan dapur SPPG Polda Bali.
Pimpinan tertinggi Polri ini memberikan 100 paket sembako ke petugas SPPG Polda Bali.
Adapun total siswa Penerima manfaat MBG Polda Bali sebanyak 3.072 Siswa. Rinciannya adalah, Tk Kemala Bhayangkari 68 Siswa. Tk/Ra Darul Huda102 Siswa. SDN 14 Dangin Puri 207 Siswa. SDN 02 Sumerta 162 Siswa. SDN 17 Dangin Puri 178 Siswa. SDN 29 Dangin Puri 374 Siswa.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombes Pol Ariasandy, S.I.K., menerangkan, SPPG ini sudah mendiskusikan Makan Bergizi Gratis ke sekolah-sekolah di Denpasar.
Mantan Kabid Humas Polda NTT tersebut pun menekankan pentingnya jaminan kualitas makanan yang didistribusikan.
Kepolisian memberikan jaminan kepada para siswa, bahwa masakan yang distribusikan sudah melalui tahap pemeriksaan dari Biddokkes, disertai food security.
"Selalu dicek apakah makanan ini sudah standar gizi yang ditentukan oleh badan gizi dan dia steril dari hal-hal yang bisa menimbulkan penyakit," ujarnya.
Prosedur standar (protap) pemenuhan gizi dan sterilisasi dalam penyediaan makanan dilakukan setiap hari.
Setelah makanan dimasak, akan dicek oleh tim dari Biddokkes, dan setelah dinyatakan steril, barulah didistribusikan ke sekolah-sekolah sasaran. Disinggung mengenai apakah ada evaluasi dari Kapolri terkait SPPG Polda Bali?
"Sudah berjalan baik dan tinggal dilanjutkan saja," tutup Kombes Pol Ariasandy.***