Ojek Online Tewas di Pangkuan Temannya, Polresta Denpasar Turunkan Tim Inafis
Andre Sulla• Sabtu, 16 Agustus 2025 | 01:05 WIB
Kepolisian mendatangi lokasi tewasnya Irwan Hermadi, 59, di kawasan objek wisata Pantai Padang-Padang, Pecatu, Kuta Selatan, Badung.
Radarbuleleng.jawapos.com- Driver ojek online bernama Irwan Hermadi, 59, tewas mendadak. Ia meninggal di pangkuan temannya.
Kejadiannya berlangsung di kawasan objek wisata Pantai Padang-Padang, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Rabu (13/8) sekitar pukul 14.00 WITA. Diduga kuat korban derita sakit.
Informasi dihimpun, sebelum tewas, ia sempat mengantar pelanggan dan berhenti di depan area wisata Pantai Padang-Padang, tepat di sebelah timur Hotel Suargan, Jalan Labuan Sait, Pecatu.
Saat itu, wajah korban terlihat pucat. Rekan-rekannya sesama driver ojek online membaringkan dan memberinya minum air hangat.
Saat diberi minum, ia sempat tersenyum dan bercanda. "Tapi beberapa menit kemudian tiba-tiba lemas dan meninggal dunia di pangkuan temannya," kata sumber petugas kepolisian, Kamis (14/8).
Ia tewas dalam kondisi mulut dan mata terbuka. Karena panik, teman-teman seprofesi menghubungi pihak kepolisian.
Tim Inafis Polresta Denpasar yang melakukan pemeriksaan luar menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh, baik akibat senjata tajam maupun benda tumpul.
Namun, terdapat lebam mayat di punggung, belakang telinga, dan jari-jari tangan.
"Selain itu, tubuh korban juga mengeluarkan cairan dari kemaluan. Tidak ada indikasi kekerasan. Dugaan sementara, korban meninggal karena faktor kesehatan,” ujarnya.
Pihak keluarga telah menerima dan mengikhlaskan kepergian korban. Dalam surat pernyataan, keluarga menolak dilakukan otopsi.
Jenazah rencananya dimakamkan di Pemakaman Muslim Wanasari Maruti, Kampung Jawa, Denpasar Barat.
Sementara Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi membenarkan terkait adanya peristiwan tersebut.
"Benar, hasil pengembangan, yang bersangkutan diduga tewas karena sakit. Keluarga sudah mengiklaskan," tutupnya.***