Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Buntut Demo Ricuh di Denpasar, Polda Bali Tahan Tiga Orang

Andre Sulla • Selasa, 2 September 2025 | 14:31 WIB

 

SIAGA: Personel Brimob Polda Bali tetap siaga pasca aksi demo di Denpasar.
SIAGA: Personel Brimob Polda Bali tetap siaga pasca aksi demo di Denpasar.

RadarBuleleng.id – Polisi mengusut kericuhan dalam aksi demonstrasi yang menyasar Polda Bali dan DPRD Bali, Sabtu (30/8/2025). 

Dari total 138 orang yang sempat diamankan, kini hanya tiga orang yang masih ditahan di Polda Bali.

Ketiga orang berinisial MR, MF, dan AT. Polisi menyebut ketiganya merupakan provokator. Alasannya, mereka kedapatan membawa bom molotov serta mencuri perlengkapan milik aparat. 

“Dari 138 orang yang diamankan, sisa tiga yang masih kami tahan,” ungkap Kabid Humas Polda Bali, Kombes Ariasandy, kemarin.

Meski demikian, Ariasandy belum memastikan apakah ketiganya sudah resmi ditetapkan tersangka. Ia menegaskan, penyidik masih mendalami peran masing-masing. 

“Yang jelas, mereka memiliki keterlibatan signifikan. Ada yang membawa bom molotov dan mengambil gas air mata petugas,” tambahnya.

Informasi internal kepolisian menyebutkan, satu di antara ketiga orang tersebut masih berusia di bawah umur. 

Namun karena perannya dianggap cukup keras dalam aksi anarkis, kasusnya tetap diproses hukum.

Seperti diberitakan sebelumnya, unjuk rasa di Denpasar berujung ricuh setelah massa gagal bernegosiasi dengan aparat. 

Situasi berubah panas dengan pelemparan batu, vandalisme, pembakaran, hingga upaya membakar mobil dinas polisi. 

Bahkan, rompi dan tameng yang diambil dari mobil polisi dibakar di depan Kantor DPRD Bali.

Aparat akhirnya terpaksa mengendalikan situasi dengan menembakkan gas air mata dan menyemprotkan water cannon. 

Bentrokan tersebut disebut sebagai salah satu demonstrasi terbesar dan terkeras yang pernah terjadi di Bali dalam beberapa tahun terakhir.

Tak ingin kecolongan, Polda Bali langsung menggelar apel siaga sehari setelahnya, Minggu malam (31/8/2025), dengan melibatkan 1.441 personel gabungan. 

Pecalang juga ikut hadir dalam apel yang dipimpin langsung Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya bersama Wakapolda Brigjen Pol I Komang Sandi Arsana.

“Kami sudah menyerukan agar seluruh personel selalu siap menghadapi segala kemungkinan di lapangan dengan tetap menjunjung profesionalisme serta menjaga citra kepolisian,” tegas Kombes Ariasandy. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #molotov #aparat #demonstrasi #provokator #tersangka #polda bali #dprd bali #polisi