Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tegas! Tabanan Ogah Tampung Sampah dari Denpasar dan Badung. TPA Mandung Sudah Overload

Juliadi Radar Bali • Sabtu, 13 Desember 2025 | 02:27 WIB

 

SUDAH OVERLOAD: Suasana di TPA Mandung, Kabupaten Tabanan, Bali.
SUDAH OVERLOAD: Suasana di TPA Mandung, Kabupaten Tabanan, Bali.

RadarBuleleng.id - Pemerintah Kabupaten Tabanan menegaskan tidak akan menerima sampah kiriman dari Kabupaten Badung maupun Kota Denpasar. 

Sikap itu diambil menyusul rencana Pemprov Bali menutup TPA Suwung pada Selasa (23/12/2025) mendatang,

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan, I Gusti Putu Ekayana mengatakan, TPA Mandung di Desa Sembung Gede tidak mungkin dijadikan lokasi penampungan alternatif.

"Kami tidak siap menerima sampah kiriman dari Badung dan Denpasar. Kondisi TPA Mandung sudah overload," tegas Ekayana.

Ekayana memastikan Kabupaten Tabanan tidak akan menerima penampungan sampah dari Denpasar dan Badung.

"Kami pastikan tidak ada sampah dari luar daerah yang masuk ke TPA Mandung. Fokus kami tetap pada pengurangan sampah dari sumber serta revitalisasi pengelolaan di hilir," ujarnya.

Saat ini DLH Tabanan tengah melakukan penataan TPA Mandung. Pola pembuangan open dumping dihentikan dan diganti dengan sistem controlled landfill, sehingga pengolahan sampah menjadi lebih terkontrol.

Pengelolaan baru ini mencakup pengendalian lindi (leachate management), penangkapan gas metana (landfill gas management), serta peningkatan standar operasional agar dampak lingkungan dapat ditekan.

Selain itu, Tabanan memperkuat sistem Integrated Solid Waste Management (ISWM), yakni pengolahan sampah terpadu dari hulu hingga hilir untuk mengurangi volume residu dan meningkatkan pemanfaatan material bernilai.

Di sektor hulu, pengelolaan dilakukan melalui optimalisasi TPS3R, penguatan Bank Sampah, hingga penerapan konsep Teba Modern yang mendorong pemilahan sampah rumah tangga.

"Masyarakat kami dorong memisahkan sampah organik, anorganik, dan residu," katanya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#DLH #Pemprov Bali #lingkungan hidup #denpasar #tpa mandung #penampungan #badung #sampah #tpa suwung