RadarBuleleng.id – Kecelakaan lalu lintas diduga akibat aksi balap liar terjadi di Jalan Ngurah Rai, Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu (21/12/2025) dini hari.
Insiden tersebut menyebabkan enam orang harus dilarikan ke rumah sakit setelah sepeda motor yang melaju kencang menabrak pohon perindang dan memicu kecelakaan beruntun dengan kendaraan lain.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, sesaat sebelum kecelakaan, puluhan sepeda motor terlihat berkumpul dan melaju dengan kecepatan tinggi di ruas jalan tersebut.
Saat aksi diduga balap liar berlangsung, salah satu motor kehilangan kendali dan menghantam pohon perindang di pinggir jalan. Bekas benturan terlihat jelas pada batang pohon.
Benturan keras tersebut diduga menyeret pengendara lain hingga terjadi kecelakaan beruntun. Sejumlah korban tampak tergeletak di jalan sebelum akhirnya dievakuasi warga dan petugas.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan, membenarkan adanya kecelakaan tersebut.
Ia menyebut, kuat dugaan insiden ini dipicu aksi balap liar atau trek-trekan yang dilakukan sejumlah pemotor. “Kecelakaan diduga karena terlibat trek-trekan,” ujarnya.
Baca Juga: Dihadang Rekor Buruk, Bali United Yakin Bisa Kalahkan PSBS Biak
Menurut Aldri, dugaan tersebut diperkuat dengan beredarnya video yang memperlihatkan adanya aksi balap liar di lokasi kejadian.
Saat ini, Satuan Lantas Polres Jembrana masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pendalaman untuk memastikan kronologi serta pihak-pihak yang terlibat.
Sementara itu, enam korban tercatat dilarikan ke tiga rumah sakit berbeda. Tiga korban dirawat di RS Balimed, dua korban di RSU Negara, dan satu korban di RS Kertayasa. Seluruh korban masih dalam penanganan medis.
“Masih pendalaman terhadap kejadian tersebut, mengingat pelaku trek-trekan belum diambil keterangannya,” tambah Aldri.
Petugas juga masih mendata jumlah kendaraan dan pelaku yang terlibat. Pasalnya, sesaat setelah kejadian, diduga sejumlah teman korban langsung menyembunyikan sepeda motor yang terlibat kecelakaan dari lokasi kejadian.
Menanggapi kejadian ini, Satlantas Polres Jembrana mengimbau masyarakat, khususnya kalangan pelajar di masa libur sekolah, agar mengisi waktu dengan kegiatan positif dan tidak terlibat aksi yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Balap liar sangat berisiko dan merugikan banyak pihak. Kami harap kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat,” tandasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya