Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Lebaran Beririsan Nyepi, ASDP Gilimanuk Minta Pemudik di Bali Berangkat Lebih Awal

Muhammad Basir • Senin, 16 Februari 2026 - 23:31 WIB

 

PADAT MERAYAP: Suasana penyeberangan arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk.
PADAT MERAYAP: Suasana penyeberangan arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk.

RadarBuleleng.id - Pemudik yang berencana keluar Bali saat arus Lebaran tahun ini diminta tidak menunda keberangkatan. 

Pasalnya, momentum Hari Raya Idul Fitri beririsan dengan Hari Raya Nyepi yang mengakibatkan penghentian total aktivitas di Bali, termasuk layanan penyeberangan.

Manajer Usaha ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Didi Juliansyah menegaskan, keberangkatan lebih awal harus dilakukan agar pemudik tidak terjebak antrean panjang hingga tertinggal saat pelabuhan ditutup menjelang Nyepi.

“Kami menghimbau masyarakat yang akan mudik keluar Bali lebih awal. Kalau bisa sebelum pengerupukan Nyepi,” ujarnya, Minggu (15/2/2026).

Menurut Didi, lonjakan kendaraan diperkirakan mulai terasa sejak H-10 Lebaran. Puncaknya diprediksi terjadi pada H-4 Lebaran, yang bertepatan sehari sebelum Nyepi.

Jika pemudik memaksakan berangkat di waktu tersebut, risiko kemacetan panjang menuju Pelabuhan Gilimanuk sangat tinggi. 

Kondisi tersebut bisa berujung pada keterlambatan hingga tidak terangkut sebelum penyeberangan dihentikan sementara.

Kebijakan pemerintah terkait work from home (WFH) juga diharapkan dimanfaatkan masyarakat untuk mengatur jadwal perjalanan lebih fleksibel, sehingga arus kendaraan tidak menumpuk dalam waktu bersamaan.

Untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik, ASDP telah menyiapkan 55 armada kapal dengan pola operasi yang disesuaikan, mulai dari normal hingga sangat padat. Seluruh fasilitas penyeberangan juga dipastikan dalam kondisi siap.

Namun, Didi mengingatkan bahwa kesiapan armada dan fasilitas harus dibarengi dengan kesadaran pemudik dalam mengatur waktu perjalanan.

“Fasilitas siap, tapi manajemen waktu pemudik juga sangat menentukan,” tegasnya.

Sebagai skenario darurat, ASDP juga menyiapkan fasilitas penampungan sementara di sekitar kawasan pelabuhan apabila masih ada pemudik yang datang terlambat. Meski demikian, pihaknya berharap langkah tersebut tidak perlu digunakan.

“Harapannya tidak ada pemudik yang tertinggal akibat terlambat berangkat,” pungkasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #lebaran #hari raya #pemudik #pelabuhan #idul fitri #gilimanuk #pelabuhan gilimanuk #nyepi #asdp #penyeberangan