Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Terduga Pelaku Pelecehan Masih Dirawat di Sanglah, Polisi Dalami Bukti dan Keterangan Saksi

Muhammad Basir • Kamis, 16 April 2026 | 06:30 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual
Ilustrasi pelecehan seksual

 

RadarBuleleng.id – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret seorang pria berinisial D, 22, warga Kabupaten Jembrana, Bali, masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian. 

Hingga kini, Satuan Reskrim Polres Jembrana belum menetapkan status hukum terduga pelaku, karena yang bersangkutan masih menjalani perawatan medis di RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar.

Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gede Alit Darma, menegaskan kondisi terduga belum memungkinkan untuk dimintai keterangan. Meski demikian, laporan resmi dari korban berinisial MJ telah diterima dan sedang ditindaklanjuti.

“Kami belum bisa memastikan dugaan tersebut karena terduga masih dirawat. Namun laporan dari korban sudah kami terima,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan awal, Peristiwa itu sendiri terjadi pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 19.30 WITA di wilayah Banjar Peh, Desa Kaliakah. 

Peristiwa terjadi ketika korban baru selesai berolahraga di kawasan Gedung Kesenian Ir. Soekarno. 

Saat dalam perjalanan pulang, korban mengaku dibuntuti oleh terduga pelaku yang disebut berasal dari Desa Kaliakah, Kecamatan Negara.

Korban merasa terus diikuti hingga melintas di wilayah utara TPA Peh. Di lokasi tersebut, korban mengaku sempat mengalami pelecehan. Pelaku disebut meraba paha korban.

Setelah melakukan aksi tersebut, pelaku yang mengendarai sepeda motor putih tanpa pelat nomor, langsung kabur tancap gas. 

Tidak lama berselang, terduga justru mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak tiang listrik dan terjatuh ke parit.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan dan menghubungi ambulans. 

Terduga pelaku kemudian dievakuasi ke fasilitas kesehatan sebelum dirujuk ke RSUP Sanglah untuk penanganan lebih lanjut.

Saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan dari korban dan saksi-saksi, serta menghimpun alat bukti guna memastikan ada tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut.

“Penyelidikan masih berjalan. Semua keterangan dan bukti akan kami dalami,” tegas Alit. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#bali #jembrana #pelecehan seksual #pelecehan