Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Bali Borong Penghargaan Nasional. Gubernur Koster Raih Dua Peringkat Pertama di Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah 2026

Ni Kadek Novi Febriani • Sabtu, 6 Juni 2026 | 04:34 WIB
TERIMA PENGHARGAAN: Gubernur Bali, Wayan Koster, menerima trophy dan penghargaan dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait. (Pemprov Bali)
TERIMA PENGHARGAAN: Gubernur Bali, Wayan Koster, menerima trophy dan penghargaan dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait. (Pemprov Bali)

 

RadarBuleleng.id – Pemerintah Provinsi Bali kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. 

Dalam ajang Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Terbaik 2026 Regional Jawa-Bali yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Marriott Hotel Yogyakarta, Kamis (4/6/2026), Provinsi Bali sukses memborong sejumlah penghargaan bergengsi.

Prestasi tersebut semakin istimewa karena Provinsi Bali berhasil meraih peringkat pertama pada dua kategori utama sekaligus, yakni kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting serta kategori Pengendalian Inflasi tingkat provinsi.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Untuk kategori Pengendalian Inflasi, penghargaan diserahkan Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto. 

Sementara penghargaan kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting diserahkan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengatakan, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang mampu menunjukkan kinerja terbaik dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, apresiasi ini juga bertujuan mendorong terciptanya iklim kompetisi yang sehat antar daerah sehingga inovasi dan kualitas pelayanan publik terus meningkat.

"Acara ini bertujuan untuk memberikan reward atau penghargaan kepada rekan-rekan atas kinerjanya sehingga timbul iklim kompetisi dan semangat bersaing yang sehat," ujar Tito.

Ia menilai penghargaan semacam ini penting untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa masih banyak kepala daerah yang mampu bekerja dengan baik dan menghadirkan berbagai capaian positif bagi daerahnya.

"Ini perlu diangkat bahwa banyak juga pemimpin-pemimpin yang bagus sehingga ada kepercayaan dari publik kepada para kepala daerah," katanya.

Pada ajang tersebut, Kemendagri memberikan penghargaan dalam empat kategori, yakni Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, Creative Financing, Pengendalian Inflasi, serta Penurunan Tingkat Pengangguran. 

Penilaian dilakukan terhadap pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di wilayah Regional Jawa-Bali.

Selain membawa pulang dua trofi peringkat pertama, Pemerintah Provinsi Bali juga memperoleh insentif apresiasi senilai Rp 3 miliar untuk masing-masing penghargaan yang diraih. 

Menariknya, Tito Karnavian secara khusus menyoroti dominasi Bali dalam ajang tersebut. 

Bahkan, menurutnya Bali sengaja ditempatkan dalam kelompok Regional Jawa-Bali agar kompetisi lebih seimbang.

"Untuk Bali tidak kita gabungkan dengan regional NTB, NTT karena kalau masuk regional itu pasti akan menang lagi. Bali masuk regional Jawa-Bali pun menang lagi," kelakar Tito yang disambut tawa peserta acara.

Tak hanya tingkat provinsi, sejumlah kabupaten dan kota di Bali juga menyumbang prestasi membanggakan. 

Dalam kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting tingkat kabupaten, Kabupaten Badung berhasil meraih peringkat pertama, disusul Kabupaten Gianyar di posisi kedua dan Kabupaten Tabanan di posisi ketiga.

Sementara untuk tingkat kota, peringkat pertama diraih Kota Denpasar. Kabupaten Gianyar juga masuk tiga besar nasional pada kategori Creative Financing tingkat kabupaten, sedangkan Kota Denpasar meraih peringkat ketiga kategori Penurunan Tingkat Pengangguran tingkat kota.

Dominasi tersebut mempertegas posisi Bali sebagai salah satu daerah dengan kinerja pembangunan terbaik di Indonesia, terutama dalam pengendalian inflasi, penanganan kemiskinan, penurunan stunting, hingga inovasi pembiayaan pembangunan daerah. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#bali #Pemprov Bali #gubernur bali #wayan koster #penghargaan