Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Jalur Maut Denpasar-Lovina Kembali Telan Korban. Sekeluarga Terjun ke Jurang, Seorang Meregang Nyawa

Francelino Junior • Selasa, 17 Desember 2024 | 22:27 WIB
OLAH TKP: Polisi melakukan olah TKP di tempat kejadian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Desa Kaliasem.
OLAH TKP: Polisi melakukan olah TKP di tempat kejadian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Desa Kaliasem.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Ruas jalan yang menghubungkan Denpasar dengan Lovina, tepatnya yang melalui jalan pedesaan di Desa Tigawasa dan Kaliasem, kembali menelan korban.

Kali ini kecelakaan tunggal dialami oleh sekeluarga asal Desa Banguntapan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Mereka terjun bebas ke Jurang di kawasan Banjar Dinas Punggang, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Senin (16/12/2024) sekitar pukul 10.30 Wita.

Kejadian bermula saat sepeda motor Honda DK 3102 ADI yang dikendarai Prapto Dwi Prasetyo, 28, melaju dari arah selatan menuju utara.

Jalan yang menurun, berbelok, dan licin akibat kondisi permukaan basah membuat pengendara kehilangan kendali. Sepeda motor diduga mengalami rem blong sehingga oleng dan terjatuh.

Akibat kecelakaan tersebut, sang istri yakni Karlina Januarti, 29, dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di RS Parama Sidhi Singaraja.

Sementara itu, kedua anak mereka yang berusia 7 tahun dan 5 tahun mengalami luka-luka. Anak berusia 5 tahun ditemukan tidak sadarkan diri dan masih mendapatkan perawatan medis.

Sementara sang ayah yang juga pengendara sepeda motor, Prapto Dwi Prasetyo, mengalami luka di wajah dan nyeri di bagian dada.

Kapolsek Banjar, Kompol I Gede Putu Semadi menyatakan, kecelakaan tersebut disebabkan oleh faktor rem kendaraan yang tidak berfungsi optimal dan kurangnya kehati-hatian pengendara dalam menghadapi kondisi jalan menurun serta licin. Selain itu, kerugian materiil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp300.000.

"Keterangan saksi-saksi dan hasil olah TKP, menguatkan indikasi kalau ada rem blong. Sehingga menyebabkan kecelakaan tunggal," katanya.

Saksi mata, Putu Sulingga, 34, warga Banjar Dinas Punggang, membenarkan bahwa kondisi jalan yang menurun curam dan licin kerap menjadi penyebab kecelakaan.

Lebih lanjut Kapolsek Banjar, Kompol Semadi, menduga bila keluarga tersebut menuju Lovina dengan menggunakan petunjuk dari aplikasi Google Maps.

Penunjuk jalan tersebut dianggap tidak ideal. Karena jalan yang ditunjukkan jauh lebih berbahaya, ketimbang melalui Jalan Raya Denpasar-Singaraja yang lebih landai. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#kecelakaan #kaliasem #buleleng #rem blong