Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Amor ing Acintya. Gegara Rem Blong, Pelajar SMK Tewas Kecelakaan di Buleleng

Francelino Junior • Senin, 21 Juli 2025 | 18:55 WIB

 

KECELAKAAN: Polisi mendatangi RSUD Tangguwisia mengecek korban kecelakaan di Desa Tigawasa, Buleleng.
KECELAKAAN: Polisi mendatangi RSUD Tangguwisia mengecek korban kecelakaan di Desa Tigawasa, Buleleng.

BANJAR, RadarBuleleng.id – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Umum Desa Tigawasa, tepatnya di Banjar Dinas Konci, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Minggu (20/7/2025) sore.

Seorang pelajar SMK bernama Komang Triska Arianingsih, 17, warga Desa Banjar, meninggal dunia di lokasi. 

Korban mengalami kecelakaan tunggal setelah sepeda motor yang dikemudikan terjatuh karena mengalami rem blong.

Peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 17.00 Wita. Saat itu, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy DK 3193 UAM datang dari arah selatan menuju utara dengan membonceng seorang wanita bernama Putu Rika Febriyanti, 30, asal Desa Banjar. 

Saat melintasi jalan menurun dan berkelok, pengendara diduga tidak dapat mengendalikan kendaraan akibat rem blong. Motor oleng dan terjatuh ke jurang, menyebabkan pengendara meninggal dunia di tempat.

Korban diketahui tidak menggunakan helm dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) C. 

Sementara itu, penumpang yang dibonceng yakni Putu Rika Febriyanti, 30, warga Desa Banjar, mengalami luka pada kepala dan bahu, namun masih dalam kondisi sadar dan saat ini tengah dirawat di RSUD Tangguwisia, Seririt.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, membenarkan adanya peristiwa tersebut. 

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan saksi di lapangan, diduga kuat penyebab kecelakaan adalah karena pengendara kehilangan kendali saat melintasi jalan menurun akibat sistem pengereman yang tidak berfungsi dengan baik.

"Pengendara tidak memakai helm dan belum memiliki SIM. Kondisi jalan yang menurun dan berkelok seharusnya menjadi pertimbangan untuk lebih berhati-hati dalam berkendara," ujar Iptu Yohana.

Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Buleleng telah melakukan sejumlah langkah penanganan, termasuk olah TKP, pemeriksaan saksi, dan pendataan korban. Kerugian material akibat insiden tersebut diperkirakan mencapai Rp 300 ribu. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #tkp #sepeda motor #pelajar #kecelakaan tunggal #Banjar #sim #kecelakaan #Polres Buleleng #lalu lintas #tigawasa #buleleng #rem blong #smk