SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Kemeriahan pawai ogoh-ogoh menjelang Hari Raya Nyepi di Kabupaten Buleleng, Bali, ternoda aksi kekerasan.
Seorang pria menjadi korban pengeroyokan usai terlibat dalam pengaturan jalur iring-iringan ogoh-ogoh di Desa Temukus, Kecamatan Banjar.
Insiden tersebut terjadi pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 20.00 WITA di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Labuhan Aji.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, membenarkan adanya dugaan tindak pidana pengeroyokan tersebut. Saat ini, kasus masih dalam penanganan Polsek Banjar.
“Benar, telah terjadi dugaan pengeroyokan di wilayah Desa Temukus, Kecamatan Banjar. Kasus ini sedang dalam penanganan pihak Polsek Banjar, dan terlapor masih dalam lidik,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Korban diketahui bernama Putu Pasek Budiasa, 36, seorang buruh harian lepas asal Banjar Dinas Labuhan Aji. Ia mengalami luka akibat insiden tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat rombongan ogoh-ogoh dari Banjar Dinas Bingin Banjah bergerak menuju lokasi pembakaran di Pantai Labuhan Aji.
Saat itu, korban sempat memberikan arahan kepada peserta yang tengah melakukan atraksi memutar ogoh-ogoh agar segera melanjutkan perjalanan.
Namun, situasi berubah saat korban hendak pulang. Ia sempat diamankan oleh seorang saksi sebelum akhirnya dikerumuni massa. Dalam kondisi tersebut, korban diduga menjadi sasaran pemukulan secara bersama-sama.
“Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka ringan dan kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya ke pihak kepolisian,” jelas Yohana.
Kasus ini telah tercatat dalam laporan polisi dan kini masih dalam proses penyelidikan.
Aparat kepolisian berupaya mengidentifikasi para pelaku serta mendalami motif di balik aksi kekerasan yang terjadi di tengah rangkaian tradisi ogoh-ogoh tersebut. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya