SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Buleleng menggelar lomba desa dan kelurahan.
Lomba itu diharapkan dapat mendorong aparatur di tingkat desa dan kelurahan semakin profesional mengelola anggaran untuk kesejahteraan masyarakat.
Lomba desa itu juga menjadi ajang bagi pemerintah menjaring 3 desa yang akan mewakili Buleleng pada lomba desa tingkat provinsi.
Plt. Kepala Bidang Pemerintah Desa, I Rai Gede Arisudana mengatakan, desa dan kelurahan diharapkan dapat memberdayakan masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengelola sumber daya alam secara kompeten, inovatif, dan kreatif.
Dalam lomba tersebut ada beberapa indikator yang harus dipenuhi. Seperti umum, pemerintahan desa, inovasi, siaga dan tanggap bencana, investasi dan pelestarian lingkungan hidup, partisipasi masyarakat, pemberdayaan kesejahteraan keluarga, keamanan dan ketertiban, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
"Peningkatan kompetensi sumber daya manusia harus menjadi fokus bersama, termasuk peningkatan kapasitas pemerintah desa dan kelurahan," ungkapnya.
Ia berharap lewat lomba desa lahir inovasi-inovasi baru di tingkat desa dan kelurahan. Sehingga bermuara pada kesejahteraan masyarakat dan stabilitas ekonomi.
Salah satu desa yang ikut serta dalam lomba desa tahun ini adalah Desa Pegayaman di Kecamatan Sukasada.
Perbekel Pegayaman, Agus Asghar Ali mengatakan, partisipasinya dalam lomba tersebut bukan mencari gelar juara.
Menurutnya aparatur desa memerlukan ilmu dan implementasi ilmu tersebut untuk membangun desa dan kemasyarakatan secara utuh.
"Dengan pelatihan ini, semoga kader yang ikut bisa menyerap dan bisa disebarluaskan demi kemajuan desa," harapnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya