SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Ribuan pegawai baik itu ASN maupun non ASN di Pemkab Buleleng melepas Pj. Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana.
Sedianya, Lihadnyana akan mengakhiri masa tugasnya sebagai Pj. Bupati pada Kamis (20/2/2025) mendatang, bersamaan dengan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng hasil Pilkada Buleleng 2024.
Para tenaga non ASN, khususnya pegawai kontrak, juga mengucapkan terimakasih karena Pj Bupati Lihadnyana telah berjuang untuk memastikan kepastian status kepegawaian mereka.
Pelepasan masa tugas Pj. Bupati Buleleng ini digelar di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Senin (17/2/2025).
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan Persetujuan Teknis Nomor Induk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (Pertek NIPPPK) dari Kepala Kantor Regional (Kanreg) X Badan Kepegawaian Negara (BKN) kepada Pj Bupati Lihadnyana.
Tenaga non ASN yang hadir di Gedung Kesenian Gde Manik mengucapkan rasa terimakasih sebesar-besarnya kepada Pj Bupati Lihadnyana.
Berkat upaya dan kerja kerasnya, ribuan non ASN kini mendapat kepastian mengenai status kepegawaian mereka.
Ucapan terimakasih disampaikan secara langsung dan juga spanduk yang dibawa langsung oleh para tenaga non ASN.
Hingga pada pelepasan masa tugas Pj Bupati Buleleng ini para non ASN sudah mendapatkan pertek dari BKN untuk proses mendapatkan NIPPPK.
Pj Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana menjelaskan, Buleleng menjadi kabupaten pertama di Bali yang menerima pertek NIPPPK.
Capaian ini berkat kerja keras panitia seleksi yang dikomandoi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng Gede Suyasa yang mempercepat pelayanan.
Komitmen yang kuat dan komunikasi yang intens kepada pihak-pihak terkait utamanya BKN juga menjadi kunci sehingga Buleleng diprioritaskan.
“Bayangkan 1,7 juta berada dalam satu server. Dengan komunikasi yang intens kita mendapatkan prioritas,” jelasnya.
Kepala Kanreg X BKN, Yudhantoro Bayu Wiratmoko menyebutkan, hal yang telah dicapai Buleleng saat ini luar biasa.
Untuk wilayah Bali, pertek yang masuk adalah usulan dari Pemprov Bali dan Pemkab Buleleng. Sehingga Buleleng menjadi kabupaten pertama di Bali dalam menerima pertek.
“Karena memang mereka sudah menyiapkan semuanya, cepat waktu pemberkasannya,” katanya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya