SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng segera menuntaskan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Sukasada.
Rencananya dokumen RDTR itu akan diisi dengan perlindungan sejumlah kawasan di hulu Buleleng. Sehingga bisa melindungi mata air.
Selain itu, dokumen RDTR juga harus mengakomodasi perkembangan pariwisata di kawasan Buleleng Selatan.
Saat ini penyusunan dokumen tersebut tengah dirampungkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng.
Kepala Dinas PUTR Buleleng, I Putu Adiptha Ekaputra mengatakan, kawasan Sukasada kini menjadi primadona pariwisata baru di Bali Utara.
Sejumlah destinasi wisata dan akomodasi pariwisata mulai tumbuh. Salah satunya aktivitas pariwisata di wilayah Desa Pancasari dan Wanagiri.
Selain itu pengembangan Turyapada Tower juga diyakini akan berdampak pada sektor pariwisata.
“Ini harus diamankan. Terutama daerah serapan air. Kalau dibiarkan, nanti semakin tidak terkendali. Terutama di kawasan Pancasari, Wanagiri, Gitgit, dan Pegayaman,” kata Adiptha.
Apabila dibiarkan tanpa perlindungan, kawasan hulu Buleleng dikhawatirkan akan gundul karena alih fungsi lahan.
“Khawatirnya nanti seperti kawasan puncak di Bogor. Tidak ada tanaman keras lagi. Akhirnya yang terdampak masyarakat di hilir. Terutama di Kota Singaraja,” ujarnya.
Lebih lanjut Adiptha mengatakan, pihaknya telah merancang sejumlah zonasi di kawasan tersebut.
Diantaranya zona pertanian, zona perlindungan, hingga zona pariwisata. Zona-zona tersebut akan diatur berdasarkan dengan kondisi lahan.
“Perlindungan danau, mata air, hutan lindung itu wajib untuk kestabilan wilayah hilir. Nanti juga akan diatur pengawasan pembangunan di kawasan-kawasan yang sudah ditentukan,” ujarnya.
Nantinya apabila dokumen sudah tuntas, pemerintah akan melakukan konsultasi secara berjenjang. Mulai dari konsultasi dengan pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat.
“Harus ada sinkronisasi dengan RTRW di kabupaten dan provinsi. Termasuk harus selaras juga dengan pemetaan di pusat,” demikian Adiptha. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya